Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan di sudut-sudut jalan Kota Kretek kue jadul tersebut sekarang mudah ditemui. Harganya pun cukup terjangkau, hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 3 ribu sudah bisa menikmati lezatnya kue jadul sembari bernostalgia masa kecil.

Dengan bermodalkan sepeda kayuh dengan kotak di belakang, salah seorang penjual kue terang bulan jadul Asal Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus Khoirudin, menjajakan kue jadulnya ke sudut-sudut kota Kudus.

Sesekali ia berhenti di Jalan Veteran, Kecamatan Kota, Kudus untuk menunggu pelanggan datang. "Saya baru 2,5 bulan berjualan kue terang bulan jadul ini. Harganya cuma Rp 3 ribu saja untuk satu porsi," katanya, Kamis (30/7/2020).

[caption id="attachment_192730" align="aligncenter" width="880"] Kue terang bulan legendaris yang ngetren di era tahun 1980 hingga 1990-an. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Menurutnya pembelinya kebanyakan para muda-mudi atau orang dewasa yang ingin bernostalgia dengan masa kecilnya. Dalam satu hari, ia bisa menjual sekitar 50 porsi kue terang bulan jadul.

"Kalau anak-anak justru jarang. Banyak juga yang bilang kalau ini kue masa kecilnya dulu yang sering dibeli waktu kecil. Sekarang yang jualan kue jadul sudah banyak, kadang bisa juga lebih dari 50 porsi kalau pas ramai," terangnya.
"Kalau anak-anak justru jarang. Banyak juga yang bilang kalau ini kue masa kecilnya dulu yang sering dibeli waktu kecil. Sekarang yang jualan kue jadul sudah banyak, kadang bisa juga lebih dari 50 porsi kalau pas ramai," terangnya.Sementara menurut Hamdani, salah seorang pembeli mengaku memang sengaja membeli kue terang bulan jadul ini untuk nostalgia."Memang kalau pas ada yang jualan kue jadul pas saya lewat ya pasti beli. Ini jajan bisa buat nostalgia saat kecil dulu, dulu sering dibeliin orang tua seusai sekolah," jelasnya.Ia mengaku untuk rasanya sama sekali tidak berubah dan masih seperti dulu."Rasanya tetep seperti dulu waktu saya kecil, kurang lebih seperti ini memang rasanya. Dulu ini jajan favorit saya sama teman-teman waktu SD," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler