Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


BPS Kudus membutuhkan 529 orang sebagai petugas sensus. Selain itu, juga dibutuhkan 39 orang sebagai koordianor sensus kecamatan (Koseka).

"Untuk petugas sensus bisa diambilkan dari masyarakat umum dan diutamakan yang berdomisili asli di desa wilayahnya. Sedangkan untuk koseka diutamakan pegawai BPS, tapi nanti ada juga yang diambilkan dari umum," kata Ida Sofiarini, Kasi Statistik Sosial BPS Kudus Rabu (5/8/2020).

Ia menyatakan hingga pagi tadi sudah ada 2.700 peserta yang mendaftar menjadi petugas sensus penduduk 2020.

"Kemungkinan karena pandemi ini banyak yang kehilangan pekerjaan, dan banyak juga lulusan baru. Jadi memang banyak, dan sangat dimungkinkan akan bertambah," ucapnya.

Untuk teknis pendaftarannya, para peserta bisa mendaftar melalui link s.bps.go.id/MitraSP2020Kudus mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus besok. Sedangkan untuk ujian seleksi bisa dilakukan pada Jumat.
Untuk teknis pendaftarannya, para peserta bisa mendaftar melalui link s.bps.go.id/MitraSP2020Kudus mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus besok. Sedangkan untuk ujian seleksi bisa dilakukan pada Jumat."Jadi peserta akan melakukan ujian melalui online dari mulai jam 09.00-10.00 WIB. Setelah itu hasil seleksi akan di umumkan pada Rabu (12/8/2020) melalui s.bps.go.id/HasilSeleksiSP2020Kudus," terangnya.Menurutnya, karena masih dalam masa pandemi para petugas tidak akan dibekali pelatihan secara tatap muka. Namun, akan diberikan materi atau buku yang dipelajari secara mandiri. "Untuk koseka pelatihannya melalui e-learning," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler