Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Bergas Catursasi Penanggungan. Menurut dia, dengan kondisi pandemi ini, kapasitas pengunjung juga perlu mendapat perhatian, sehingga bisa mengurangi kerumunan.

"Sarana prasarana protokol kesehatan dan rambu-rambu sosialisasi protokol kesehatan harus dipersiapkan semua. Kapasitas pengunjung juga harus diperhatikan, jika sudah penuh pengunjung yang mau masuk harus menunggu," katanya saat ditemui di Taman Krida, Jumat (7/8/2020).

Ia merincikan,  sarana prasarana protokol kesehatan seperti wajib bermasker, tempat cuci tangan, thermogun dan petugas yang setiap saat harus mengecek serta mensosialisasikan terkait protokol kesehatan di destinasi wisata.

"Jadi kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker ya tidak boleh masuk. Terlebih lagi misal di tempat wisata ada yang mengabaikan protokol kesehatan, langkah pertama kami imbau. Setelah itu kalau masih tidak bisa diatur ya disuruh keluar," ucapnya.

Ia menyatakan, saat ini destinasi wisata yang sudah siap beroperasi kembali yakni, Taman Krida,Taman Budaya, Taman Sardi, Destinasi Wisata Colo, Museum Pati Ayam, hingga Museum Kretek.

"Yang penting jika sekiranya semua persiapan dan sarana protokol kesehatan sudah siap, silahkan beroperasi," terangnya.Harapanya dengan dibukannya kembali destinasi wisata di Kudus ini bisa meningkatkan imunitas masyarakat setelah sekian lama merasa jenuh karena destinasi wisata ditutup."Dan juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang harus tetap berjalan dengan aman dimasa pandemi," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler