Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Pembagian subsidi kuota internet sudah dua kali kami lakukan, yang pertama di bulan Mei. Pada saat itu kami memberikan kuota internet pada semua siswa dengan provider yang sama, namun yang kedua ini kami berikan sesuai dengan provider masing-masing siswa,"  kata Kepala SMP Muhammadiyah Kudus Ali Zamroni, Sabtu (15/8/2020).

Untuk teknisnya, sebelumnya telah dilakukan pendataan menggunakan Google Form untuk menawarkan kuota internet gratis tersebut. Namun dari 634 siswa, ada beberapa yang tidak mengajukan permohonan subsidi kuota.

"Yang mengajukan ada 590 siswa. Jadi ada 44 siswa yang tidak mengajukan. Kebanyakan yang tidak mengajukan dari kalangan mampu, selain itu di rumah juga sudah ada WiFi. Pengambilannya, oleh orang tua atau yang mewakili, jika ada siswa yang datang juga harus ada yang mendampingi," ujarnya.

Setiap siswa mendapatkan kuota internet dengan besaran nominal Rp 30 ribu. Sedangkan, untuk besaranya tiap provider berbeda-beda. Kegiatan ini dibarengkan dengan pembagian buku dan juga pengumpulan tugas.

"Tiap provider dengan nominal Rp 30 ribu itu berbeda-beda dapatnya, mulai dari 4 GB bahkan ada dari provider tertentu yang bisa mencapai 10 GB. Pemberian kuota internet gratis ini kami menggunakan pendanaan dari dana BOS," ucapnya.
"Tiap provider dengan nominal Rp 30 ribu itu berbeda-beda dapatnya, mulai dari 4 GB bahkan ada dari provider tertentu yang bisa mencapai 10 GB. Pemberian kuota internet gratis ini kami menggunakan pendanaan dari dana BOS," ucapnya.Ia berharap dengan adanya bantuan pemberian subsidi kuota internet gratis ini, bisa sedikit membantu meringankan beban orang tua selama siswa melakukan pembelajaran daring. Meski dinilai bantuan tersebut tetap masih kurang."Yang jelas subsidi kuota internet ini belum mencukupi kebutuhan siswa. Namun, harapanya bisa sedikit membantu meringankan beban orang tua dalam pengadaan kuota internet," tandasnya. Reporter : Yuda Auliya  RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler