Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMK Mutohhar mengatakan, sebelum pandemi pihaknya sudah melakukan kunjungan ke CBSUA Filipina. “Setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan dengan adanya kerjasama ini,” katanya, Sabtu (22/8/2020).

Yang pertama, yakni joint webinar. Kegiatan ini akan dilakukan mulai Agustus ini, hingga Januari 2021. Kegiatan tersebut nantinya akan dilaksanakan setiap akhir bulan yang akan mendatangkan narasumber dari UMK dan CBSUA Filipina.

“Yang kedua ada transfer kredit, yang biasanya bisa dilakukan langsung di kampus yang bekerja sama. Namun, karena adanya pandemi kegiatan dilakukan secara daring. Dan akan diakui dalam Satuan Kredit Semester (SKS),” ucapnya.

Nantinya mahasiswa UMK bisa belajar dengan CBSUA Filipina via daring selama satu semester atau lebih. Menurutnya, hal ini sesuai yang dengan program Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kemendikbud. Sehingga mahasiswa berkesempatan untuk belajar di perguruan tinggi lain termasuk perguruan tinggi luar negeri.

Yang ketiga, lanjut Mutohhar, ada penelitian bersama (joint research). Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh dosen saja, namun mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk melakukan penelitian gabungan antara mahasiswa UMK dengan CBSUA.

“Untuk penelitian mahasiswa, salah satu pembimbing nantinya akan diambilkan dari CBSUA. Begitu juga sebaliknya,” ucapnya.

Yang terakhir ada pertukaran mahasiswa dan dosen, untuk pertukaran mahasiswa tahun ini akan ditarget lima orang dari fakultas pendidikan. Tahap selanjutnya akan bergantian dengan fakultas lain.“Untuk dosen kami akan mengawalinya dengan menyamakan kurikulum, dan selanjutnya dosen UMK bisa mengajar di CBSUA dan berlaku juga sebaliknya,” paparnya.Dengan adanya kerja sama tersebut, pihaknya berharap antara UMK dan CBSUA bisa terus berkembang meski di tengah pandemi seperti ini. Serta menghasilkan wisudawan yang mampu bersaing di kancah global.“Meski dengan cara yang berbeda, kami berharap akan berjalan lancar dan maksimal,” tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler