Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ini ditegaskan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (31/8/2020).

"Para petugas juga harus sosialisasi yang benar dalam pemakaian alat pelindung diri (APD) serta menyosialisasikan bahaya dan cara pencegahan Covid-19," katanya.

Sementara dengan adanya sensus wawancara ini, diharapkan target sensus penduduk di Kabupaten Kudus bisa tercapai 100 persen. Mengingat hasil sensus penduduk online di Kabupaten sendiri baru tercapai sekitar 38 persen.

"Masyarakat diharapkan bisa menerima petugas, karena mereka sebelumnya sudah menjalani rapid test untuk memastikan sehat. Dan juga harus ikut berperan aktif serta memberikan data sesuai dengan keadaan yang sebenarnya," jelasnya.

Sementara Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa menyatakan, sensus tahap wawancara akan berlangsung selama sebulan yakni hingga Rabu (30/9/2020).

Ia menyebut petugas sensus tidak dibatasi dengan jam kerja, malam hari pun petugas bisa melakukan pendataan.
Ia menyebut petugas sensus tidak dibatasi dengan jam kerja, malam hari pun petugas bisa melakukan pendataan."Tapi petugas harus memperhatikan etika waktu saat berkunjung. RT nantinya juga akan mendampingi, kami juga sudah izin dari mulai tingkat kabupaten hingga desa dan RT," ucapnya.Menurutnya sensus penduduk kali ini tidak memerlukan pertanyaan yang begitu banyak dan hanya sekadar konfirmasi dari data-data yang sudah diperoleh dari Dukcapil dan sensus penduduk online 2020."Jadi dari data-data yang sudah ada di BPS akan dikonfirmasi kebenaranya langsung kepada masyarakat. Sesuai intruksi dari Plt Bupati Kudus tadi, petugas juga harus membantu sosialisasi protokol kesehatan," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler