Petugas Sensus di Kudus Juga Diperintahkan Sosialisasi Protokol Kesehatan
Yuda Auliya Rahman
Senin, 31 Agustus 2020 15:20:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ini ditegaskan oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (31/8/2020).
"Para petugas juga harus sosialisasi yang benar dalam pemakaian alat pelindung diri (APD) serta menyosialisasikan bahaya dan cara pencegahan Covid-19," katanya.
Sementara dengan adanya sensus wawancara ini, diharapkan target sensus penduduk di Kabupaten Kudus bisa tercapai 100 persen. Mengingat hasil sensus penduduk online di Kabupaten sendiri baru tercapai sekitar 38 persen.
"Masyarakat diharapkan bisa menerima petugas, karena mereka sebelumnya sudah menjalani rapid test untuk memastikan sehat. Dan juga harus ikut berperan aktif serta memberikan data sesuai dengan keadaan yang sebenarnya," jelasnya.
Sementara Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa menyatakan, sensus tahap wawancara akan berlangsung selama sebulan yakni hingga Rabu (30/9/2020).
Ia menyebut petugas sensus tidak dibatasi dengan jam kerja, malam hari pun petugas bisa melakukan pendataan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



