Sirup Parijoto Muria Kian Moncer, Pesanan Naik Empat Kali Lipat
Yuda Auliya Rahman
Jumat, 11 September 2020 20:58:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satu produk turunan parijoto yang kini tengah naik daun yakni sirup parijoto. Permintaanya kini bahkan naik hingga empat kali lipat saat pandemi ini.
Ini diakui oleh Triyanto, produsen sirup parijoto di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus. Ia mengakui saat awal pandemi, permintaan sempat turun, namun kini justru melejit.
Dalam sepekan ia membutuhkan hingga sembilan kuintal parijoto guna memproduksi sirup ini. Padahal sebelumnya hanya satu hingga dua kuintal saja.
"Sebelum mengalami lonjakan permintaan, dua pekan awal pandemi itu permintaan turun. Tapi mulai pekan ketiga permintaan sangat banyak, meningkat sampai empat kali lipat," kata Triyanto, Jumat (11/9/2020).
Menurutnya satu kuintal buah parijoto saat diproses bisa menjadi seratus liter sirup. Karena ada kenaikan permintaan, hingga empat kali lipat, dalam sepekan ia bisa memproduksi 900 liter sirup yang dikemas dengan berbagai ukuran.
"Kenaikan ini menurut saya, karena pandemi banyak yang punya waktu luang di rumah. Sehingga waktu promosi reseller-reseller intensitasnya meningkat, jadi orderan juga ikut meningkat. Sampai-sampai, produksinya harus siang-malam untuk memenuhi permintaan," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



