Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Beruntung, dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (15/9/2020) sore itu, tak ada korban jiwa. Bangunan juga diketahui sudah tidak terpakai sejak lama, karena kondisinya memang mulai rusak.
Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, ada satu ruang yang atapnya roboh keseluruhan. Sementara satu ruang di sebelahnya roboh sebagian.
Eko Mardiana, Guru Kelas 5 SD 1 Loram mengatakan bangunan yang roboh tersebut dulunya milik SD 4 Loram Wetan. Namun, pada tahun 2017 bangunan sekolah di-regrouping atau dijadikan satu menjadi SD 1 Loram wetan.
"Robohnya kemarin sore pukul 16.00 WIB. Dulunya waktu masih belum di-regroupring, yang roboh itu ruang guru SD 4 Loram Wetan, dan sebelahnya Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Setelah di-regrouping karena keadaan bangunan sudah mulai lapuk, ruang tersebut tidak dipakai lagi," katanya, Rabu (16/9/2020).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



