Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Panjang Eko Oktavian mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat kepada Satpol PP untuk melakukan penindakan.

"Kami mohon Satpol PP bisa melakukan penindakan kepada yang bersangkutan (pemilik kandang), untuk meredam keresahan yang ada di masyarakat. Kalau masyarakat inginnya ditutup, akan tetapi nanti tergantung menunggu dari Satpol PP," katanya, Selasa (29/9/2020).

Pihaknya sendiri mengaku tak melarang mendirikan usaha, namun harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

"Bukti-bukti pemantauan dari masyarakat sudah ada. Seperti video pembuangan limbah kotoran ayam ke sungai. Masyarakat juga banyak yang mengeluhkan bau tak sedap, serta banyaknya lalat yang masuk ke permukiman warga," terangnya.

Sementara sambil menunggu penindakan dari Satpol PP, pihaknya akan melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat agar tidak berbuat anarkis dan merugikan.

"Hati boleh panas, tapi pikiran harus dingin. Beberapa waktu lalu kami juga sudah memberikan surat kepada pemilik untuk memberhentikan aktivitas selama belum ada izin. Dan beberapa peringatan, namun tak dihiraukan," tandasnya.
"Hati boleh panas, tapi pikiran harus dingin. Beberapa waktu lalu kami juga sudah memberikan surat kepada pemilik untuk memberhentikan aktivitas selama belum ada izin. Dan beberapa peringatan, namun tak dihiraukan," tandasnya.Baca: Pemilik Kandang Ayam yang Diprotes Warga Kudus Minta Ganti Rugi Jika Dipaksa TutupSebelumnya puluhan warga mendatangi Balai Desa Panjang untuk menuntut penutupan kandang ayam di desa tersebut. Warga jengah lantaran bau busuk yang muncul serta dituding mencemari lingkungan karena limbah kotoran ayam dibuang ke sungai.Sementara pemilik kandang Aliman Dukin bersedia menutup kandangnya, jika diberi kompensasi. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler