E-Learning Sunan, Sistem Kuliah Daring yang Dikembangkan UMK Sejak Sepuluh Tahun Lalu
Yuda Auliya Rahman
Senin, 5 Oktober 2020 15:00:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sistem ini telah dikembangkan UMK sejak 10 tahun terakhir. Sebelum ada pandemi, kuliah tatap muka di UMK memiliki porsi maksimal 75 persen.
Namun, dimasa pandemi ini tatap muka dan tatap maya sebanyak 30 persen, sedangkan untuk daring sebanyak 70 persen.
Rektor UMK Dr Suparnyo mengatakan pembelajaran melalui sistem e -Learning Sunan sebenarnya telah berjalan sejak lama. Namun, saat itu pembelajaran melalui daring belum maksimal dengan batasan sekitar 10 hingga 25 persen.
"Di masa pandemi ini mengharuskan kami untuk lebih mengembangkan aplikasi tersebut. Jadi mahasiswa bisa melakukan perkuliahan setiap saat tidak hanya satu kali," katanya.
Materi atau pembelajaran yang diberikan dosen, bisa langsung melalui Sunan dan bisa juga dengan melibatkan pihak ketiga, yakni berupa link yang telah tercantum. Perkuliahan tatap muka dan tatap maya bisa diimplementasikan dalam aplikasi tersebut.
" Sunan sendiri menjadi salah satu kunci sukses UMK dalam proses perkuliahan daring di masa pandemi," ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



