Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus Akhmad Mundakir mengatakan, tujuh peserta yang dikirimkan akan bertanding dalam tiga kategori. Yakni khath, syahril quran dan tilawah dewasa.

Ketujuh peserta tersebut yakni H Muhammad Mas'ud, Nurul Latifah, Tsania Mir'atus Sholichat, Muhammad Musyafak, Risa Raoudlotul Jannah, H Ali Rohman, Noor Faizah dan satu orang pembimbing H Solikhul Hadi.

"MTQ itu digelar rutin dua tahun sekali. Se-Jawa Tengah mengirimkan 53 peserta. Dari Kudus mengirimkan beragam usia dari mulai siswa MAN 2 Kudus sampai dewasa. Setiap ada gelaran MTQ Kudus selalu mengirimkan peserta," katanya, Jumat (6/10/2020).

Sementara Plt Bupati Kudus HM Hartopo menyatakan akan selalu mendukung para peserta MTQ. Para peserta pun diminta untuk bisa mempersiapkan semuanya dengan maksimal.

"Kami memfasilitasi transportasi para peserta dari Kudus sampai Semarang di hotel bintang lima yang digunakan untuk karantina. Baznas juga memberikan uang saku untuk tiap peserta. Kami selalu mendukung dan peserta jangan sampai minder, maksimalkan, beri yang terbaik," ungkapnya.

Pemkab juga akan memberikan pendampingan kepada para peserta MTQ tersebut. Terlebih saat pandemi, lanjut Hartopo, para peserta pun di minta untuk tidak lengah dan memperketat protokol kesehatan.
Pemkab juga akan memberikan pendampingan kepada para peserta MTQ tersebut. Terlebih saat pandemi, lanjut Hartopo, para peserta pun di minta untuk tidak lengah dan memperketat protokol kesehatan."Kepala Kemenag dan Kabag Kesra akan menyusul ikut mendampingi ke sana. Tetap jaga kesehatan, jangan sampai terlena. Protokol kesehatan harus selalu digalakkan," tegasnya.Ditanya mengenai taget juara, ia sendiri tidak memberikan target untuk para peserta agar tidak menjadi beban."Kita tidak menargetkan akan juara satu atau dua, tapi bagaimana semaksimal mungkin bisa mempersiapkan yang terbaik untuk mengharumkan Kudus," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler