Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut dilakukan menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan, sebelum pelaksanaan pihaknya akan meminta izin kepada Plt Bupati Kudus HM Hartopo dan orang tua wali untuk menggelar sekolah tatap muka dari tingkat PAUD hingga  SMP di Kudus.

"Kami harus tetap meminta Izin dulu pada pembelajran tatap muka Januari 2021," katanya, Selasa (24/11/2020).

Pihaknya juga akan segera berembuk bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), untuk mempersiapkan skema pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Dalam pelaksanaanya nanti harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Insyaallah akan tatap muka di Januari 2021 untuk tingkat SD sebanyak 53 sekolah dan SMP 400-an sekolah baik negeri ataupun swasta,” katanya.

Sementara untuk sistem pembelajaran nanti akan diberlakukan sif atau seperti apa nunggu keputusan bersama. ”Yang penting sarana prasarana protokol kesrhatan sudah dipersiapkan," ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah Sunoto menyatakan, untuk jenjang SMA ataupun SMK di wilayahnya masih menunggu surat perkembangan dan keputusan dari Pemprov.
Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah Sunoto menyatakan, untuk jenjang SMA ataupun SMK di wilayahnya masih menunggu surat perkembangan dan keputusan dari Pemprov."Yang jelas sekolah-sekolah sudah kami siapkan, termasuk di Kudus terkait SOP pembelajaran dengan protokol kesehatan. Tinggal menunggu perizinan provinsi, kepala daerah, dan juga wali murid," jelasnya.Sementara di tingkat SMA/SMK di eks Karesidenan Pati baru dua sekolah yang ditunjuk untuk menggelar simulasi pembelajaran tata muka. Yakni SMKN 1 Kudus dan SMAN 1 Sumber Rembang.Nantinya jika diberlakukan sekolah tatap muka secara keseluruhan, menurut dia tetap dilakukan secara bertahap atau dengan sistem sif."Jadi tidak bisa langsung masuk semua. Harus bertahap dan protokol kesehatan sesuai SOP yang sudah kami berikan harus diterapkan," tandasnya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler