Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Siswa tersebut bernama Jupiter Arshavino Raditya Mustofa (10). Meski baru duduk di bangku kelas 5 SD, Vino sapaan akrabnya sudah mempunyai segudang prestasi di bidang matematika.

Puluhan medali dan piala telah dikoleksinya dari berbagai ajang kompetisi matematika mulai tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Yang terakhir, ia mampu menyabet medali emas diajang Kompetisi Matematika Terbuka (KMT) Jateng-DIY 2020 yang diadakan secara virtual yang digelar 15 November 2020 lalu.

Vino menceritakan, mulai mengikuti berbagai perlombaan dan kompetisi matematika sejak masih duduk di bangku kelas 1 SD. Sebab matematika pelajaran yang sangat disukainya.

Saat itu, ia gagal mencapai final. Meski sempat kecewa, hal tersebut dijadikan sebagai penyemangat untuk lebih semangat belajar dan mengukir prestasi.

“Karena matematika itu seru dan saya sangat menyukainya. Yang paling cukup sulit itu, Aljabar. Di even yang sama tahun-tahun lalu saya juga meraih medali, jadi saya sudah optimistis dan harus bisa,” katanya, Selasa (24/11/2020).

Selama pandemi setiap harinya ia tetap belajar. Bahkan saat merasa kesulitan ia tak segan datang ke sekolahan untuk menemui gurunya dan meminta untuk menjelaskan agar lebih paham.

“Setiap harinya tetap belajar mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Pas persiapan kompetisi kemarin, saya rutin mengerjakan soal latihan dan mengikuti pembinaan-pembinaan kompetisi lewat daring,” ucapnya.
“Setiap harinya tetap belajar mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Pas persiapan kompetisi kemarin, saya rutin mengerjakan soal latihan dan mengikuti pembinaan-pembinaan kompetisi lewat daring,” ucapnya.Sementara ketika menjelang ajang kompetisi matematika digelar, lebih tepatnya satu hari sebelumnya. Ia lebih memilih menggunakan waktu di hari tersebut untuk beristirahat.“Beberapa pekan sebelum lomba itu saya rutinkan mengerjakan soal dan belajar lebih giat. Tapi H-1 sebelum lomba malah tidak belajar, saya gunakan untuk istirahat mempersiapkan hari esok,” ujar siswa yang tinggal di  Graha Mekar Indah, Desa Prambatan kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini.Dengan medali dan piala banyak yang sudah diraihnya, Vino merasa bangga. Namun, hal itu tak membuatnya puas, ia masih ingin meraih prestasi-prestasiselanjutnya hingga ke tingkat internasional.“Cita-cita saya menjadi seorang ilmuan, ini saya juga mulai tertarik dan belajar di dunia programmer,” tandasnya.  Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler