Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain menjabat sebagai Wakil Rektor UMK  Subarkah juga menjabat sebagai Pengurus Syuriah PCNU Kudus, Ketua BPPMNU Hasyim Asy’ari hingga seorang aktivis.

Rektor UMK Dr Suparnyo membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, dua pekan sebelumnya istri almarhum Dr Subarkah juga meninggal dunia. Almarhum menurutnya, bertempat tinggal di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus.

“Hari Jumat Bu Barkah (istri almarhum Dr Subarkah) meninggal, malam sebelumnya Pak Barkah masuk rumah sakit. Diagnosis awalnya itu beliau terkena tipes, tapi saya dengar juga sempat terkonfirmasi postif Covid -19,” katanya.

Namun, lanjut Suparnyo, lima hari sebelum Dr Subarkah meninggal hasil swab yang kedua sudah dinyatakan negatif Covid -19. Almarhum juga sudah dipindahkan di ruang perawatan umum.

“Jadi saat meninggal ini almarhum negatif Covid -19. Ini jenazah almarhum sudah di rumah duka. Pemakamannya nanti sekitar pukul 17.00 WIB, di Makam Kembar Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kudus,” ujarnya.

Di mata rekan-rekannya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat baik, ramah, hingga sosok yang suka membantu. Dia juga dikenal sebagai sosok yang sangat religius.

Suparnyo mengaku sangat kehilangan sosok sahabat karib yang begitu baik. Di mana, Dr Subarkah merupakan rekan seperjuanganya di UMK mulai tahun 1987 silam. Bahkan semasa bujangnya, ia sering menginap di rumah almarhum.“Almarhum di UMK itu bebarengan dengan saya di tahun 1987. Almarhum itu sangat ramah, religius, suka membantu orang yang kurang mampu dan punya masalah di bidang hukum,” ucapnya.Senada yang dikatakan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kudus Dasa Susila. Ia menilai almarhum dikenal sebagai sosok pribadi yang begitu baik, ramah, humble dan suka berbagi pengalaman.“Tadi saya dapat kabar beliau meninggal sekitar pukul 06.30 WIB. Beliau itu suka sharing pengalaman, sangat baik dan ramah. Saya mewakili PC GP Ansor Kudus turut berbela sungkawa atas  meninggalnya beliau, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah,” tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler