Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut dikatakan Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (30/12/2020).

"Rencananya besok akan kami mulai rapid antigen secara acak. Bisa di akses masuk Kudus, hingga tempat-tempat yang ramai," katanya.

Ia menjelaskan, beberapa petugas akan melakukan rapid tes antigen acak dan penjagaan di akses jalan masuk menuju Kudus. Bisa dari Undaan, akses masuk dari Demak, dari Pati, hingga dari Jepara.

"Penumpang bus ataupun mobil pribadi akan kami lakukan rapid antigen. Semisal kami ambil sampel lima orang penumpang bus, ada yang reaktif kami suruh putar balik," ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya masih berembuk kembali dengan instansi terkait tentang teknis terbaik pelaksanaan tes acak itu.

"Hari ini nanti kami rapatkan, untuk segera dipastikan. Mana saja yang perlu harus dilakukan tes acak rapid antigen," imbuhnya.Terpisah, Plt Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Abdul Aziz Achyar menyatakan, pihaknya sudah menerima sebanyak 400 buah rapid tes antigen dari pemerintah provinsi. Rencananya akan dipakai untuk tes acak saat libur Tahun Baru 2021.Pihaknya akan mengusulkan tes acak rapid antigen untuk bisa diberlakukan di tempat-tempat ramai seperti mal. Dengan pertimbangan pengunjung mal kebanyakan warga Kudus, dan ketika hasilnya positif akan diminta untuk melakukan isolasi. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler