Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Ada imbauan dari keluarga bahwa ada pembatasan untuk mengikuti pemakaman jenazah. Tidak semua orang bisa masuk ke Kudus," ucapnya, Sabtu (2/1/2020).

Titik-titik lokasi, lanjut Hartopo, sudah dikerahkan personel gabungan untuk menjaga dan memfilter para pelayat yang akan masuk ke Kudus.

"Perbatasan-perbatasan ada penjaga, untuk antisipasi pelayat atau tamu dari luar kota. Kalau bukan dari pihak keluarga, atau seizin dari keluarga kami suruh putar balik, tidak boleh semuanya masuk ke Kudus," tuturnya.

Senada, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menyatakan sesuai amanah dari pihak keluarga bahwa pemakaman tidak usah dihadiri oleh tamu dari luar kota. Hanya dari pihak keluarga, lantaran saat ini sedang masa pandemi.

"Itu yang kami coba semaksimal mungkin untuk membatasi. Agar tidak jadi kerumunan massa, kami upayakan yang bisa masuk ke rumah duka atau tempat pemakaman hanya keluarga ataupun ulama yang sudah diizinkan oleh pihak keluarga " jelasnya.

Baca: Personel Gabungan Amankan Pemakaman Habib Ja’far Alkaff di KudusMelalui video, Habib Umar Muthohar menjelaskan jika pihak keluarga memang sangat membatasi pihak-pihak yang ingin melayat. Hal ini demi kemanan bersama karena masih dalam masa pandemi."Kami mohon pengertiannya agar tidak berkerumun baik saat jenazah datang maupun saat menghantarkan ke makam. Para pelayat kami batasi, bisa melakukan salat ghaib dan tahlil di daerah masing - masing. Alhamdulillah, memberikan Habib Ja'far sedo dalam keadaan tidak ada penyakit," ungkapnya dalam video. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler