Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Salah satu madrasah di Kabupaten Kudus disebutkan tetap menggelar pembelajaran tatap muka saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemkab Kudus pun langsung bereaksi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, pihaknya sudah mendapat adanya salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang menggelar pembelajaran tatap muka. Pihaknya pun langsung memerintahkan untuk menghentikannya.

"Setelah saya mendapatkan laporan, ada MTs yang tatap muka, langsung kami perintahkan untuk membubarkan aktivitas dan saya juga koordinasikan dengan Kemenag untuk menegur madrasah," katanya, Kamis (21/1/2021).

Ia juga menegaskan, sistem pembelajaran masih menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga ada instruksi lebih lanjut.  Kebijakan itu berlaku baik madrasah ataupun sekolah di bawah Disdikpora.

"Baik dari forkopimcam, hingga desa pun juga memantau ketika ada sekolah tatap muka saya suruh laporkan. Dari Kemenag ataupun Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga saya intruksikan untuk memantau jangan sampai ada hal yang sama lagi," ucapnya.

Sementara Kepala Kemenag Kudus Akhmad Mundakir mengakui beberapa waktu lalu kecolongan ada salah satu MTs yang masih melakukan sekolah tatap muka. Namun pihaknya sudah menegur dan memperketat pengawasan agar tak terulang kembali.
"Ya memang ada (sekolah yang melakukan tatap muka). Tapi ini sudah selesai, sudah saya peringatkan," ucapnya singkatTerpisah Plt Disdikpora Kudus Harjuna Widada menyatakan sudah mewanti-mewanti ke semua sekolah di bawah kewenangannya untuk tak melakukan pembelajaran tatap muka.Dan hasilnya hingga saat ini, pihaknya belum mendapati ada sekolahan yang masih melakukan pembelajaran tatap muka."Sesuai intruksi Pak Plt Bupati, harus kenceng (pemantauan ketat). Saya ya kenceng, semua sudah kami wanti-wanti dan berikan surat edaran. Pembelajaran tatap muka harus tunggu ada perintah, ini demi kebaikan bersama," tandasnya.Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler