PMI Kudus Belum Punya Alat untuk Layani Donor Plasma Konvalesen
Yuda Auliya Rahman
Kamis, 21 Januari 2021 16:30:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus kini belum bisa melakukan pelayanan untuk penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen. Pasalnya, PMI Kudus belum memiliki alat standar yang digunakan untuk donor plasma tersebut.
Kepala UDD PMI Kudus dr Arief Adi Saputro mengatakan, selama ini pihaknya memang belum pernah melakukan pelayanan donor plasma konvalesen. Sebab, pihaknya belum memiliki peralatan yang standar dan sesuai dari rekomendasi pusat untuk melakukan pelayanan tersebut.
“Dan kendalanya memang belum ada anggaran untuk pengadaan alat itu,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (21/1/2021).
Lebih lanjut, ia menyatakan selama ini sudah ada beberapa rumah sakit dan masyarakat yang sudah menanyakan tentang ketersediaan donor plasma konvalasen. Namun, karena kendala itu, pihaknya belum bisa membantu banyak.
“Selama ini kami arahkan ke Semarang. Baik dari keluarga pasien, ataupun rumah sakit sudah ada beberapa yang berkomunikasi dengan kami,” ujarnya.
Di Jawa Tengah sendiri, lanjut Arief, baru ada tiga Unit Donor Darah PMI yang bisa melayani donor plasma konvalesen dan memiliki alat yang sesuai standar. Yakni UDD PMI Kota Semarang, UDD PMI Surakarta, dan UDD PMI Banyumas.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus kini belum bisa melakukan pelayanan untuk penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen. Pasalnya, PMI Kudus belum memiliki alat standar yang digunakan untuk donor plasma tersebut.
Kepala UDD PMI Kudus dr Arief Adi Saputro mengatakan, selama ini pihaknya memang belum pernah melakukan pelayanan donor plasma konvalesen. Sebab, pihaknya belum memiliki peralatan yang standar dan sesuai dari rekomendasi pusat untuk melakukan pelayanan tersebut.
“Dan kendalanya memang belum ada anggaran untuk pengadaan alat itu,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (21/1/2021).
Lebih lanjut, ia menyatakan selama ini sudah ada beberapa rumah sakit dan masyarakat yang sudah menanyakan tentang ketersediaan donor plasma konvalasen. Namun, karena kendala itu, pihaknya belum bisa membantu banyak.
“Selama ini kami arahkan ke Semarang. Baik dari keluarga pasien, ataupun rumah sakit sudah ada beberapa yang berkomunikasi dengan kami,” ujarnya.
Di Jawa Tengah sendiri, lanjut Arief, baru ada tiga Unit Donor Darah PMI yang bisa melayani donor plasma konvalesen dan memiliki alat yang sesuai standar. Yakni UDD PMI Kota Semarang, UDD PMI Surakarta, dan UDD PMI Banyumas.
“Ketiga UDD PMI di Jawa Tengah itu yang sudah melaksanakan donor plasma konvalesen,”tuturnya.
Meski belum memiliki alat, ke depan pihaknya akan melakukan berbagai upaya agar bisa membantu dalam penyediaan plasma konsavalen. Dengan ikut mencarikan ketersediaan plasma konvalesen ataupun menyediakan transportasi.
“Kami akan bantu masyarakat, mungkin salah satunya dengan cara transportasi. Misal ketika ada rumah sakit yang membutuhkan, dan ada penyintasnya kami coba membantu dengan transportasi ke Semarang,” tandasnya.
Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha