Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Universitas Muria Kudus (UMK) kembali melaksanakan pertukaran pelajar atau transfer kredit dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Filipina. Ada sembilan mahasiswa UMK yang akan diajar oleh dosen CBSUA dan sembilan mahasiswa CBSUA akan diajar oleh dosen UMK selama satu semester.

Ketua Kantor URUSAN INTERNASIONAL (KUI) UMK Mutohhar mengatakan, mahasiswa yang mengikuti program ini berasal dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dari pogram studi PBI  mahasiswa yang mengikuti yakni Fadhilah Alfatikhah, Selvi Rahmawati, Oky Adinda, Alfina Hidayati, dan Nurani Ayu Febriana. Mereka bertukar belajar dengan Czarina J. Zaldua, Ricky Aala, Rica Mae Bacinal, Jimel nacario, dan Katrina Loi Yu dari CBSU.

Kemudian dari program studi PGSD yakni Hanik Nurisa, Desma Candrasari, Qonitat Qurrotaayyun, dan Anggun Rizqi Wijayanti yang akan bertukar dengan Rizalyn P. Borja, Mark Gil J. B. Bustarga, John Llyod R. Casin, dan Carolyn C. Arpon.

Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kerja sama dengan CBSUA yang sudah terjalin dan sudah dilaksanakan, salah satunya kegiatan transfer kredit.

Dengan ini,  mahasiswa bisa kuliah di kampus lain di luar negeri.  ”Ini salah satu wujud Kampus Merdeka yang dicanangkan pemerintah,” katanya, Rabu (3/3/2021).

Kampus merdeka, lanjut dia,  memungkinkan mahasiswa untuk bebas memilih program studi lain atau universitas lain. Seperti transfer kredit atau pertukaran pelajar yang dilakukan antara UMK dengan CBSUA.Sementara itu, Presiden CBSUA Alberto N. Naperi, DPA mengatakan, dalam masa pandemi ini, masih ada peluang untuk melakukan inovasi. Sehingga program transfer kredit tetap bisa dijalankan, walaupun secara daring.Pihaknya mengaku senang dengan adanya pelaksanaan kegiatan internasional tersebut bisa berjalan, bahkan bisa berlanjut ke tahap dua walaupun masih pandemi. ”Kami senang ini tetap berjalan, persiapan sudah komplit,” terangnya.Menurutnya, selama pandemi memang harus dibutuhkan inovasi dan tidak boleh berhenti bermimpi untuk menciptakan mahasiswa yang unggul. Ia berharap program ini akan terus berjalan dan bisa dilaksanakan secara tatap muka, agar mahasiswa bisa merasakan suasana bahasa dan budaya yang berbeda secara langsung. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler