Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

MURIANEWS, Kudus - Empat orang pemuda di DesaKarangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus menjadi korban ledakan petasan Rabu (12/5/2021) malam.


Dari informasi yang berhasil dihimpun, ledakan petasan tersebut mengakibatkan satu orang pemuda meninggal dunia . Sementara dua pemuda lain yakni mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Mardirahayu.

Selain itu ada juga satu korban yang kebetulan lewat dan mengalami luka. Ketiga korban luka yakni CA, MFP, MN dan satu korban meninggal berinisial TM.

Kapolres Kudus Aditya Surya Dharma membenarkan adanya ledakan petasan yang menelan korban tersebut. Kejadian tersebut berawal dari tiga orang pemuda yang tengah main petasan di ruas jalan Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus.

"Informasi awal ada tiga orang main mercon (petasan) di pinggir jalan di Desa Karangrowo. Kejadian sekitar jam 19.30 WIB, " katanya Rabu (12/5/2021) malam.

Kemudian, lanjut Kapolres warga mendengar ada suara letusan keras dan krepulan asap tebal. Mendengar suara tersebut sejumlah warga lantas menuju ke lokasi.

"Saat dihampiri itu sudah tergeletak. satu meninggal dan tiga lain luka-luka, " ungkapnya
Setelah itu, ketiga korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Setelah itu, ketiga korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut."Korban berusia sekitar 19-20 tahun, " imbuhnya.Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain petasan, lantaran sangat membahayakan. Masyarakat juga diminta memberikan informasi jika mengetahui ada seseorang yang memproduksi ataupun menjual obat petasan."Informasi jual mercon, bahannya, atau tempat ditimbunya dimana, tolong informasikan segera. Akan kami tindak lanjuti, " ucapnya.Kapolres dengan tegas melarang pembuatan ataupun peredaran obat petasan di area Kudus yang bisa memakan korban, "Ini potensi bahan peledak yang sangat berbahaya, sedangkan yang menggunakan bukan ahlinya," pungkasnya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler