Corona Melejit, Sudah 40 Rombongan Wisatawan Luar Daerah Diputar Balik di Kudus
Yuda Auliya Rahman
Rabu, 26 Mei 2021 15:57:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Melambungnya kasus corona di Kudus membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, TNI-Polri lebih waspada mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 yang meluas. Sektor wisata pun ditutup dan sejumlah kegiatan pun dibatasi.
Selain itu, petugas gabungan juga dikerahkan untuk menyekat adanya wisatawan dari luar daerah yang masuk wilayah Kota Kretek. Hasilnya, selama dua hari terakhir sudah ada 40 rombongan wisatawan dari luar daerah yang diminta putar balik.
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP bersama-sama menjaga tempat wisata. Selain itu juga untuk penyekatan wisatawan luar daerah yang masuk ke Kudus.
"Wisata ditutup, dan dilakukan penjagaan. Dan ada alih arus, semua bus dan travel wisatawan kami suruh putar balik. Sudah mulai dua hari yang lalu," katanya, Rabu (26/5/2021).
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil menjelaskan, penyekatan bersama personel gabungan akan dilakukan selama dua pekan. Atau, sampai ada hasil evaluasi dari satgas Covid-19.
"Sudah ada banyak yang kami putar balikkan, ada 40 kendaraan travel dan bus. Sementara kami fokus kategori kendaraan itu dulu," ucapnya.
Ia menyebut, petugas gabungan melakukan penyekatan di sejumlah titik di Kota Kretek. Seperti traffic light Jati, traffic light Tanjung Karang, traffic light Ngembal, Terminal Jetak, SPBU Krawang, dan Tugu Dawe. "Ada 70-an personel gabungan yang melakukan penyekatan," ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salah satu rombongan wisata diminta putar balik di utara Tugu Dawe Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Melambungnya kasus corona di Kudus membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, TNI-Polri lebih waspada mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 yang meluas. Sektor wisata pun ditutup dan sejumlah kegiatan pun dibatasi.
Selain itu, petugas gabungan juga dikerahkan untuk menyekat adanya wisatawan dari luar daerah yang masuk wilayah Kota Kretek. Hasilnya, selama dua hari terakhir sudah ada 40 rombongan wisatawan dari luar daerah yang diminta putar balik.
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, personel gabungan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP bersama-sama menjaga tempat wisata. Selain itu juga untuk penyekatan wisatawan luar daerah yang masuk ke Kudus.
"Wisata ditutup, dan dilakukan penjagaan. Dan ada alih arus, semua bus dan travel wisatawan kami suruh putar balik. Sudah mulai dua hari yang lalu," katanya, Rabu (26/5/2021).
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil menjelaskan, penyekatan bersama personel gabungan akan dilakukan selama dua pekan. Atau, sampai ada hasil evaluasi dari satgas Covid-19.
"Sudah ada banyak yang kami putar balikkan, ada 40 kendaraan travel dan bus. Sementara kami fokus kategori kendaraan itu dulu," ucapnya.
Ia menyebut, petugas gabungan melakukan penyekatan di sejumlah titik di Kota Kretek. Seperti traffic light Jati, traffic light Tanjung Karang, traffic light Ngembal, Terminal Jetak, SPBU Krawang, dan Tugu Dawe. "Ada 70-an personel gabungan yang melakukan penyekatan," ucapnya.
Baca: