Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus menginformasikan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kudus Jumat (28/5/2021). Total stok darah yang tersedia ada seratusan kantong.

Namun, stok golongan darah A dan AB kini menipis. Meski demikian, stok darah yang tersedia masih bisa dimanfaatkan bagi kalian yang saat ini tengah membutuhkan transfusi darah bagi keluarga.

Humas UDD PMI Kudus Praptiningsih mengatakan, stok golongan darah A dan AB paling sedikit dari pada golongan darah lain. Hanya ada beberapa kantong yang tersedia.

"Stok golongan darah A, ada lima kantong. Dan stok golongan darah AB ada enam kantong. Semuanya jenis darah WB/PRC," katanya.

Sementara golongan darah O memliki stok yang paling banyak, yakni ada 91 kantong. Terdiri dari jenis darah WB/PRC 89 kantong, dan darah TC dua kantong.

Kamudian disusul dengan stok golongan darah O yang masih ada sebanyak 31 kantong. "Sebanyak 30 kantong  jenis darah WB/PRC, dan satu kantong jenis darah TC," ujarnya.PMI Kabupaten Kudus tetap memberikan pelayanan donor darah setiap harinya. Masyarakat yang akan mendonorkan darahnya bisa langsung datang ke Kantor PMI Kudus. Pendonor, juga diminta untuk menarapkan protokol kesehatan ketat."Donor darah di PMI Kudus buka setiap hari, mulai jam 07.00-21.00 WIB," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler