Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Melonjaknya kasus corona di Kudus membuat penilaian akhir tahun (PAT) baik di madrasah ataupun sekolah di Kudus kembali dilakukan secara daring. Sebelumnya, sejumlah sekolahan dan madrasah sempat melakukan uji coba tatap muka.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kudus M Hafidz mengatakan, semua kegiatan siswa di madrasah saat ini dilakukan secara daring. Menurutnya kebijakan daring ini juga berlaku untuk pelaksanaan PAT kenaikan kelas di madrasah berbagai tingkat.

"Pendidikan formal semua kegiatan dan PAT di madrasah kali ini harus daring. Tidak boleh ada luring (luar jaringan) memberikan tugas, di bawa pulang dan dikembalikan lagi, itu tidak boleh," katanya, Rabu (2/6/2021).

Di Kudus sendiri, lanjut dia, ada sebanyak 147 MI, 67 MTs, dan 37 MA. Pelaksanaan PAT-nya pun, menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing madrasah.

"Ada yang tanggal 30 Mei 2021 kemarin mulai, ada juga yang baru hari ini. Jadwal beda-beda kami serahkan kepada madrasah masing-masing untuk PAT kenaikan kelas. Tapi kami minta memang penyelenggaraannya daring," jelasnya.

Begitu juga dengan kegiatan lain, seperti penerimaan rapor ataupun perpisahan. Yang sementara waktu ditiadakan.
Begitu juga dengan kegiatan lain, seperti penerimaan rapor ataupun perpisahan. Yang sementara waktu ditiadakan."Penerimaan rapor atau perpisahan yang mengundang banyak orang juga kami minta sementara waktu jangan dulu. Kemarin ada salah satu MTs gelar perpisahan itu dibubarkan polisi, karena mengumpulkan orang banyak, akhirnya disuruh pulang semua," imbuhnya.Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada juga mengatakan PAT di tingkat SD dan SMP juga dilakukan secara daring. Lantaran kondisi di Kudus angka penyebaran Covid-19 nya masih terbilang tinggi."PAT ini masih daring, karena Kudus masih seperti ini. SMP mulai awal pekan kemarin dan SD mulai pekan depan. Kalau tahun ajaran baru kami belum bisa memastikan, menunggu perkembangan," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler