Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Polres Kudus menerjunkan 15 personel tim pemulasaran dan pemakaman jenazah pasien Covid-19. Mereka akan membantu tim Cekatilink yang belakangan terakhir cukup kewalahan menanganan pemulasaran dan pemakaman jenazah pasien corona.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, langkah ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan kemanusiaan dari kepolisian.

Hal tersebut juga ditunjukkan membantu Tim Cekatilink atau tim pemakaman yang lain yang saat ini sejauh sudah memakamkan banyak jenazah dengan protokol kesehatan pemakaman.

"Mereka sudah dilatih menjadi tim pemulasaran dan pemakaman jenazah oleh BPBD Kudus dan tim pemulasaran jenazah RSUD Loekmonohadi Kudus. Rata-rata mereka dari Satuan Sabhara," katanya, Kamis (3/6/2021).

Tim pemulasaran dan pemakaman itu, lanjut dia, sebenarnya sudah terbentuk lama. Hanya saja, selama ini memang belum dimaksimalkan kinerjanya.

"Kami perbantukan mereka untuk bisa membantu menangani jenazah Covid-19. Dan hari ini sudah ada laporan mereka sudah mulai memakamkan jenazah pasien Covid-19. Mereka insyallah akan selalu siap membantu proses pemulasaran hingga pemakaman," ungkapnya.Ia menambahkan, para personel tersebut juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) saat bertugas. Namun,  karena kebutuhan APD yang terbatas, pihaknya juga berkordonisasi dengan BPBD Kudus agar kebutuhan APD personel terpenuhi."Kalau APD kami ada, tapi memang terbatas. Makanya kami juga mengkomunikasikannya dengan BPBD Kudus atau DKK Kudus, untuk membantu penyediaan APD untuk anggota kami yang bertugas," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler