125 Pasien Covid-19 dari Kudus Kembali Diberangkatkan, Total Ada 429 Isolasi di Donohudan
Yuda Auliya Rahman
Rabu, 9 Juni 2021 19:40:44
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Sebanyak 125 pasien Covid-19 dari Kudus kembali diberangkatkan menuju ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (9/6/2021) malam.
Hingga saat ini, sudah sebanyak lima kloter rombongan pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) sudah diberangkatkan menuju ke tempat isolasi terpusat tersebut.
"Kami berangkatkan 125 warga terkonfrimasi positif, yang terdiri dari 61 laki-laki dan 64 perempuan. Tadi juga ada anak-anak yang usianya sudah bisa mandiri kami berangkatkan," kata Mas'ut, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.
Secara keseluruhan, lanjut Mas'ut, sudah ada sebanyak 429 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Sebelum pemberangkatan, Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus juga melakukan skrining. Hasilnya, ditemukan satu pasien yang kondisinya tidak baik dan harus dirujuk ke rumah sakit.
"Masih tiga orang di Rusunawa. Satu orang kami rujuk ke RSUD Loekmono Hadi, lainnya kami isolasikan terpusat di Rusunawa. Ada juga beberapa yang negatif yang kami pulangkan," ucapnya.
Pihaknya mengupayakan sebanyak-banyaknya akan memberangkatkan warga yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri menuju tempat isolasi terpusat. Dengan prioritas jangka waktu isolasi mandirinya masih panjang.
"Yang OTG belum ada tujuh hari (isolasi mandiri), kalau yang bergejala ringan 11 hari. Hari ini juga tidak ada ibu hamil yang kami berangkatkan, karena masuk dalam kategori risiko tinggi. Sesuai persyaratan ibu hamil tidak diperbolehkan," jelasnya.
Lebih lanjut ia menyebut, manakala Asrama Haji Donohudan sudah penuh, Pemerintah Provinsi Jateng sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat lain, di Diklat Provinsi yang ada di Srondol, Kota Semarang.
"Kami masih belum dibatasi, target yang disampaikan masih menerima sampai sebanyak 700 orang, dan pemerintah provinsi juga sudah menyiapkan Diklat di Srondol," pungkasnya.
Rincian Pemberangkatan Pasien Covid-19 Kudus
ke Donohudan hingga Rabu (9/6/2021):
| KLOTER | WAKTU PEMBERANGKATAN | JUMLAH PASIEN | |
| 1. | Minggu (6/6/2021) malam | Minggu (6/6/2021) malam | 69 orang |
| 2. | Senin (7/6/2021) siang | 23 orang | |
| 3. | Senin (7/6/2021) sore | 124 orang | |
| 4. | Selasa (8/6/2021) sore | 88 orang | |
| 5. | Rabu (9/6/2021) malam | 125 orang | |
| Total | 429 orang | ||
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pemberangkatan kloter kelima sebanyak 125 pasien Covid-19 menuju Asrama Haji Donohudan. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Sebanyak 125 pasien Covid-19 dari Kudus kembali diberangkatkan menuju ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Rabu (9/6/2021) malam.
Hingga saat ini, sudah sebanyak lima kloter rombongan pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) sudah diberangkatkan menuju ke tempat isolasi terpusat tersebut.
"Kami berangkatkan 125 warga terkonfrimasi positif, yang terdiri dari 61 laki-laki dan 64 perempuan. Tadi juga ada anak-anak yang usianya sudah bisa mandiri kami berangkatkan," kata Mas'ut, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.
Secara keseluruhan, lanjut Mas'ut, sudah ada sebanyak 429 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Sebelum pemberangkatan, Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus juga melakukan skrining. Hasilnya, ditemukan satu pasien yang kondisinya tidak baik dan harus dirujuk ke rumah sakit.
"Masih tiga orang di Rusunawa. Satu orang kami rujuk ke RSUD Loekmono Hadi, lainnya kami isolasikan terpusat di Rusunawa. Ada juga beberapa yang negatif yang kami pulangkan," ucapnya.
Pihaknya mengupayakan sebanyak-banyaknya akan memberangkatkan warga yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri menuju tempat isolasi terpusat. Dengan prioritas jangka waktu isolasi mandirinya masih panjang.
"Yang OTG belum ada tujuh hari (isolasi mandiri), kalau yang bergejala ringan 11 hari. Hari ini juga tidak ada ibu hamil yang kami berangkatkan, karena masuk dalam kategori risiko tinggi. Sesuai persyaratan ibu hamil tidak diperbolehkan," jelasnya.
Lebih lanjut ia menyebut, manakala Asrama Haji Donohudan sudah penuh, Pemerintah Provinsi Jateng sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat lain, di Diklat Provinsi yang ada di Srondol, Kota Semarang.
"Kami masih belum dibatasi, target yang disampaikan masih menerima sampai sebanyak 700 orang, dan pemerintah provinsi juga sudah menyiapkan Diklat di Srondol," pungkasnya.
Rincian Pemberangkatan Pasien Covid-19 Kudus
ke Donohudan hingga Rabu (9/6/2021):