Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus memberi kelonggaran waktu daftar ulang bagi calon peserta didik yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Calon siswa yang telah dinyatakan diterima dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) juga dipastikan tidak hangus.

Diketahui, proses daftar ulang baik di tingkat SD atau SMP di Kudus dimulai Selasa-Rabu (28-29/6/2021). Pelaksanaanya sendiri dibagi berdasarkan sif dan diharuskan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Yang lagi isoman atau sakit  tidak usah hadir dulu, tunggu sampai nanti sudah sembuh atau masa isolasinya sudah selesai, " kata Sekretaris Disdikpora Kudus Dian Vitayani Winahyu, Senin (28/6/2021).

Bagi peserta didik yang tengah menjalani isoman atau dalam kondisi sakit bisa menginformasikan kondisi tersebut kepada masing-masing sekolah. Peserta didik pun tak perlu khawatir hasil dari PPDB tidak akan hangus jika tengah sakit atau menjalani isoman.

Namun, calon peserta didik yang tengah isolasi tersebut harus melakukan komunikasi dengan pihak sekolah yang telah menerima siswa tersebut.

"Jadi jangan khawatir tidak akan menjadi hilang atau hangus (hasil PPDB). Intinya kondisi sakit atau isoman pasti akan dimaklumi pihak sekolah. Yang terpenting ada komunikasi melalui telepon dengan pihak sekolah. Nanti sekolah akan mencatat, dan selesai isoman bisa datang ke sekolah untuk daftar ulang," jelasnya.Kondisi pandemi seperti ini, lanjut dia, memang mengharuskan proses daftar ulang yang harus tetap berjalan dengan protokol kesehatan. Yang hadir ke sekolah, diwajibkan untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat proses daftar ulang berlangsung."Pihak sekolahan sudah menyiapkan skema daftar ulang, jadwal daftar ulang di SMP juga bisa diakses di website PPDB. Nanti skemanya dibagi beberapa ruang dan waktu yang berbeda, dengan batasan maksimal satu ruangan diisi oleh maksimal 16 peserta didik," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler