Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jumlah pasien Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) di Kabupaten Kudus yang menjalani isolasi di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kabupaten Kudus mulai berangsur turun.

Hingga Selasa (29/6/2021) malam, tercatat sebanyak 50 orang. Setelah pekan lalu jumlahnya sudah mencapai seratusan orang.

Koordinator Pusat Isolasi Mandiri Rusunawa Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, dari 180 tempat tidur yang tersedia pernah terisi sebanyak 122 pasien. Jumlah tersebut pun berangsur turun lantaran banyak pasien sudah dinyatakan sembuh atau masa isolasinya sudah selesai.

"Sekarang alhamdulillah tinggal 50 orang, kemarin memang pernah puncaknya 122 orang itu. Banyak yang sudah sembuh dan beberapa ada yang dirujuk ke rumah sakit, karena memang ada gejala yang bertambah dan dianggap berisiko. Dari hasil skrining kami rujuk ke rumah sakit. Ada sekitar tiga pasien," katanya.

Saat menjalani isolasi di Rusunawa, lanjut Bergas,  kesehatan mereka dimonitoring setiap harinya oleh tenaga kesehatan dan dokter yang berjaga. Suplai makanan juga dipastikan sudah memenuhi standar kesehatan dan kecukupan gizi. Apalagi, saat ini ada dukungan suplai makanan dari personel TNI.

"Pagi hari pasien berolahraga, setelah itu dilakukan skrining kesehatan setiap pagi bersama dokter dan tenaga kesehatan, ada tujuh nakes yang standby.  Ada makanan 3x sehari lengkap dengan camilan dan buah. Menu-menunya juga bervariasi sudah memenuhi standar gizi dan kesehatan,  air buat minum juga tersedia cukup," jelasnya.Tak hanya itu, pasien isolasi juga dimanjakan dengan WiFi gratis yang terpasang di setiap lantai dan juga televisi yang sudah tersedia. Petugas kebersihan juga selalu siap untuk memastikan kondisi Rusunawa selalu dalam keadaan bersih."Mulai administrasi, penjagaan, serta kegiatan dan kebutuhan lain di Rusunawa, tidak hanya dari dari Disbudpar saja, semua organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat. Untuk memastikan seluruh manajemen yang sudah kami tata berjalan lancar dan pasien pun bisa tetap terjaga imunitasnya agar bisa segera sembuh," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler