Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Antusiasme masyarakat Kudus mengikuti vaksinasi Covid-19 masih tinggi. Buktinya, masih banyak masyarakat yang datang untuk mengikuti vaksinasi di Puskesmas Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Rabu (28/7/2021).

Mereka rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan vaksinasi itu. Namun, ternyata beberapa di antara warga, harus balik kanan. Sebabnya, vaksinasi yang dilakukan Puskesmas Jepang saat itu difokuskan untuk penyuntikan dosis kedua.

“Tadi banyak masyarakat yang datang dan minta untuk disuntik vaksin dosis pertama. Tapi kami belum bisa melayani.  Karena sasaran kali ini menuntaskan yang dosis kedua dulu, " kata d Kepala Puskesmas Jepang, dr. Tita Junainiesti.

Ketua tim vaksinasi Puskesmas Jepang, dr. Rita mengatakan antusiasme warga itu terjadi karena sebelumnya pihaknya mengalami kekosongan stok untuk penyuntikan dosis kedua. Bahkan, pihaknya sempat menunda selama tujuh hari karena belum adanya stok.

“Hari ini sebenarnya kami batasi sampai 200 dosis vaksin, tapi karena antusias masyarakat tinggi jadi kami lebihkan. Dan hari ini yang sudah tersuntikan dosis kedua itu sekitar 320an dosis,” jelasnya.

Puskesmas Jepang sendiri, lanjut dia, mendapatkan kuota vaksin sebanyak 600 dosis dari Dinas Kabupaten Kudus (DKK) pada akhir pekan lalu. Masyarakat yang belum mendapatkan vaksin kedua hari ini, bisa kembali besok (Kamis (29/7/2021).

“Kami memang membatasi kuotanya, kalau tidak nanti bisa terlalu ramai. Yang tadi tidak dapat jatah, kami minta kembali besok pagi,” imbuhnya.
“Kami memang membatasi kuotanya, kalau tidak nanti bisa terlalu ramai. Yang tadi tidak dapat jatah, kami minta kembali besok pagi,” imbuhnya.Sementara salah seorang penerima vaksin dosis kedua Sutrisno (42) mengaku rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan vaksin dosis kedua. Sebab banyaknya masyarakat yang datang untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua.“Saya antre dadi 07.30-11.00 WIB, sempet jenuh karena ramai. Tapi tadi ada pihak Polisi yang mengimbau untuk tidak berkerumun,” ucapnya.Sedangkan salah seorang warga lain, Sulistiyani (42) menjelaskan, pihaknya diminta untuk kembali esok hari. untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua. Meski demikian, pihaknya memaklumi hal tersebut. lantaran memang banyak masyarakat yang antusias untuk bisa divaksin tahap kedua.“Disuruh kembali besok pagi, seharusnya itu tanggal 22 Juli 2021 kemari di suntik tahap dua. Tapi karena kosong jadi mundur. Ya tidak apa-apa disuruh kembali besok, yang penting bisa mendapatkan vaksin kedua,” tandas warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler