Diprotes, Asap Hitam dari Cerobong RSUD Kudus Bikin Warga Mangkel
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 24 Agustus 2021 13:28:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kepulan asap hitam pekat yang keluar dari cerobong pembakaran limbah RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dikeluhkan warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Asap hitam itu bikin warga mangkel (marah) karena dinilai akan berdampak pada kesehatan warga dan menimbulkan polusi.
Selasa (24/8/2021), sejumlah warga yang terdampak pun mendatangi RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk protes. Pihak warga pun ditemui direksi rumah sakit pelat merah ini untuk audiensi.
Ketua RT 3 RW 4 Desa Ploso Sugianto mengatakan, polusi udara yang berasalkan dari cerobong asap RSUD dr Loekmono hadi Kudus sangat berdampak negatif bagi warga sekitar. Salah satunya bau tak yang menyengat, hingga membuat jemuran warga pun kotor.
"Warga RT 3 RW 4 itu yang paling terdampak, karena paling dekat. Sampai membuat warga sesak napas, gatal-gatal, sampai hidung tersumbat. Saking tebal asapnya itu jangkauan 20 meter tidak bisa lihat, benar-benar gelap," katanya.
[caption id="attachment_235554" align="alignleft" width="880"]
Kepulan asap hitam dari insinerator di RSUD Kudus yang dikeluhkan warga. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]Ia menyebut, kepulan asap hitam pekat itu telah mengotori udara selama beberapa tahun terakhir.
Baca: Usai Diprotes Warga, Cerobong Asap RSUD Kudus Akan Dinonaktifkan Sementara
Audiensi sebenarnya sudah pernah dilakukan dengan pihak rumah sakit, namun, hingga saat ini belum ada solusi dan tindak lanjut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga protes dengan adanya kepulan asap hitam dari RSUD Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kepulan asap hitam pekat yang keluar dari cerobong pembakaran limbah RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dikeluhkan warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Asap hitam itu bikin warga mangkel (marah) karena dinilai akan berdampak pada kesehatan warga dan menimbulkan polusi.
Selasa (24/8/2021), sejumlah warga yang terdampak pun mendatangi RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk protes. Pihak warga pun ditemui direksi rumah sakit pelat merah ini untuk audiensi.
Ketua RT 3 RW 4 Desa Ploso Sugianto mengatakan, polusi udara yang berasalkan dari cerobong asap RSUD dr Loekmono hadi Kudus sangat berdampak negatif bagi warga sekitar. Salah satunya bau tak yang menyengat, hingga membuat jemuran warga pun kotor.
"Warga RT 3 RW 4 itu yang paling terdampak, karena paling dekat. Sampai membuat warga sesak napas, gatal-gatal, sampai hidung tersumbat. Saking tebal asapnya itu jangkauan 20 meter tidak bisa lihat, benar-benar gelap," katanya.
[caption id="attachment_235554" align="alignleft" width="880"]