Usai Diprotes Warga, Cerobong Asap RSUD Kudus Akan Dinonaktifkan Sementara
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 24 Agustus 2021 14:02:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kepulan asap hitam yang keluar dari cerobong pembakaran limbah (insinerator) RSUD dr Loekmono Hadi Kudus diprotes warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (24/8/2021).
Direksi RSUD dr Loekmono Hadi Kudus pun langsung merespon dan menggelar audiensi dengan kepala desa dan perwakilan warga.
Wakil Direktur RSUD Kudus Sugiarto menjelaskan, pihak rumah sakit akan melakukan perbaikan insinerator yang saat ini dikeluhkan warga. Pihaknya juga telah sepakat, sebelum perbaikan selesai, insinerator tersebut tidak digunakan.
"Warga juga akan dilibatkan untuk pengawasan perbaikan, saat uji coba, dan pengawasan untuk pemeliharaan rutin. Dengan tujuan agar asap yang keluar sesuai standar. Kami libatkan CV Jappa Indonesia untuk perbaikan dan pemeliharaan," katanya.
Baca: Diprotes, Asap Hitam dari Cerobong RSUD Kudus Bikin Warga Mangkel
Setelah perbaikan, lanjut dia, pihak rumah sakit akan menjamin asap yang keluar dari insinerator nantinya akan sesuai standar lingkungan hidup. Insinerator itu digunakan untuk pembakaran limbah rumah tangga dan limbah medis dari rumah sakit.
"Sebenarnya dulu sudah pernah ada perbaikan, tapi memang ini ada yang perlu diperbaiki lagi. Kami juga akan lakukan kontrak servis rutin untuk pemeliharaan," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepulan asap hitam dari insinerator di RSUD Kudus yang dikeluhkan warga. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kepulan asap hitam yang keluar dari cerobong pembakaran limbah (insinerator) RSUD dr Loekmono Hadi Kudus diprotes warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (24/8/2021).
Direksi RSUD dr Loekmono Hadi Kudus pun langsung merespon dan menggelar audiensi dengan kepala desa dan perwakilan warga.
Wakil Direktur RSUD Kudus Sugiarto menjelaskan, pihak rumah sakit akan melakukan perbaikan insinerator yang saat ini dikeluhkan warga. Pihaknya juga telah sepakat, sebelum perbaikan selesai, insinerator tersebut tidak digunakan.
"Warga juga akan dilibatkan untuk pengawasan perbaikan, saat uji coba, dan pengawasan untuk pemeliharaan rutin. Dengan tujuan agar asap yang keluar sesuai standar. Kami libatkan CV Jappa Indonesia untuk perbaikan dan pemeliharaan," katanya.
Baca: