Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Penilaian tengah semester (PTS) di tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten mulai berlangsung, Senin (6/9/2021) hari ini. Setiap sekolah pun diperbolehkan memilih metode yang digunakan, baik daring ataupun tatap muka terbatas.

Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Afri Sofiyaningrum mengatakan, pelaksanaan PTS secara umum diberi kelonggaran. Setiap sekolahan diperbolehkan memilih menggunakan metode apa, termasuk menggunakan kombinasi tatap muka dan daring.

"Jadi bisa menyesuaikan kondisi sekolah, bisa tatap muka terbatas dengan dibagi menjadi dua sif atau menggabungkannya dengan metode daring," katanya, Senin (6/9/2021).

Ia menyebut, jangka waktu pelaksanaanya pun menyesuaikan masing-masing sekolah. Yang terpenting, lanjut dia, jika sekolah tersebut menggelar PTS tatap muka diharuskan memenuhi syarat PTM terbatas, yakni dengan maksimal kapasitas 50 persen.

"Pelaksanaannya itu mau tiga hari, empat hari, atau sepekan juga kami perbolehkan, tergantung sekolahnya. Yang terpenting PTS dilaksanakan, karena itu wajib. Kebanyakan satu hari itu satu mapel, tapi ada juga beberapa sekolah yang memberlakukan dua mapel per hari," jelasnya.

Baca: Sepekan Sekolah Tatap Muka di Kudus, Ketua DPRD: Tentu Senang

Sementara Pelaksana Harian (Plh) Kepala SD 3 Demaan Sri Kadarsih mengatakan,  PTS kali ini dilakukan secara tatap muka dengan sistem sif. Setiap sif, per kelas hanya masuk dengan kapasitas 50 persen."Tiap kelas kita bagi dua. Sif pertama masuk 07.00 - 08.45 WIB, dan sif kedua masuknya pukul 09.00- 10.45 WIB. Kecuali yang kelas tiga, itu jumlahnya hanya 17 siswa jadi sekali langsung masuk, " ucapnya.Satu hari, lanjut dia, pelaksaan PTS di sekolahnya hanya satu mata pelajaran yang diujikan. Siswa yang masuk pun harus mengedepankan protokol kesehatan seperti yang biasa diterapkan dalam PTM terbatas."Kami menggunakan metode tatap muka langsung. Karena siswa lebih suka kalau tatap muka langsung," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler