Kuliah Tatap Muka di UMK Diprioritaskan Bagi yang Sudah Vaksin
Yuda Auliya Rahman
Rabu, 22 September 2021 15:03:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah memperbolehkan kampus menggelar kuliahan tatap muka terbatas, untuk wilayah PPKM level 1-3.
Sejumlah universitas di berbagai daerah pun telah mulai mempersiapkan perkuliahan tatap muka terbatas. Salah satunya Universitas Muria Kudus (UMK).
Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, rencananya, kuliah tatap muka akan mulai digelar pada pertengahan Oktober 2021.
"Paling cepat semoga nanti pertengahan Oktober akan mulai kuliah tatap muka. Tapi bukan berarti tatap muka penuh, masih tatap muka selektif dan terbatas," katanya, Rabu (22/9/2021).
Ia menjelaskan, perkuliahan tatap muka nanti akan diprioritaskan untuk mata kuliah yang bersifat praktikum. Begitu juga dengan mahasiswanya, harus sudah vaksin Covid-19 dan mendapatkan izin dari orang tua.
"Yang belum vaksin, belum boleh kuliah tatap muka. Jadi nanti modelnya campuran, ada sebagian di kelas ikut kuliah tatap muka ada juga yang disiarkan melalui daring," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebut kini pihak kampus tengah menggodok aturan, ataupun teknis untuk menggelar perkuliahan tatap muka terbatas. Seluruh sarana prasarana protokol kesehatan dipastikan lengkap terlebih dahulu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah mahasiswa melakukan registrasi vaksinasi di UMK. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah memperbolehkan kampus menggelar kuliahan tatap muka terbatas, untuk wilayah PPKM level 1-3.
Sejumlah universitas di berbagai daerah pun telah mulai mempersiapkan perkuliahan tatap muka terbatas. Salah satunya Universitas Muria Kudus (UMK).
Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, rencananya, kuliah tatap muka akan mulai digelar pada pertengahan Oktober 2021.
"Paling cepat semoga nanti pertengahan Oktober akan mulai kuliah tatap muka. Tapi bukan berarti tatap muka penuh, masih tatap muka selektif dan terbatas," katanya, Rabu (22/9/2021).
Ia menjelaskan, perkuliahan tatap muka nanti akan diprioritaskan untuk mata kuliah yang bersifat praktikum. Begitu juga dengan mahasiswanya, harus sudah vaksin Covid-19 dan mendapatkan izin dari orang tua.
"Yang belum vaksin, belum boleh kuliah tatap muka. Jadi nanti modelnya campuran, ada sebagian di kelas ikut kuliah tatap muka ada juga yang disiarkan melalui daring," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyebut kini pihak kampus tengah menggodok aturan, ataupun teknis untuk menggelar perkuliahan tatap muka terbatas. Seluruh sarana prasarana protokol kesehatan dipastikan lengkap terlebih dahulu.
Baca: