Lazisnu dan Kodim Kudus Serahkan 300 Unit Sepeda untuk Yatim Piatu
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 28 September 2021 12:20:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Nu Care-Lazisnu dan Kodim 0722/Kudus membagikan ratusan unit sepeda untuk anak yatim dan yatim piatu di Kota Kretek, Selasa (28/9/2021).
Pancaran sumringah terlihat dari mata sejumlah anak yatim dan yatim piatu yang hadir dalam acara penyerahan sepeda yang dilakukan di kompleks markas Kodim 0722/Kudus. Total ada 300-an sepeda yang dibagikan kepada anak yatim piatu yang tersebar di sembilan kecamatan di Kudus.
Ketua NU Care-Lazisnu Kudus M Ihdi Fahmi Tamami mengatakan, program ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Bahkan, setiap tahun jumlahnya pun bertambah hingga dua kali lipat, lantaran anak yatim piatu korban pandemi Covid-19 juga menjadi sasaran pemberian sepeda tahun ini.
"Pembagian sepeda ini berkat support para donatur yang sudah menitipkan dana infak melalui Lazisnu untuk diserahkan ke anak yatim dan piatu di Kudus. Donatur kali ini bukan hanya dari Kudus saja, ada pula yang dari Singapura," katanya, Selasa (28/9/2021).
Ia menjelaskan, pemberian sepeda kepada anak yatim piatu dipilih lantaran dari pengalaman Lazisnu yang dulunya pernah menyerahkan zakat produktif ke ibu dari anak yatim. Namun, saat itu sang anak meminta sepeda dan akhirnya zakat produktif itu dibelikan sepeda.
Alasan lain, yakni selama ini santunan anak yatim piatu bersifat konsumtif. Dan pemberian sepeda pun jadi pilihan agar santunan bisa bermanfaat dan bertahan lama serta bermanfaat sebagai alat transportasi yang digunakan sehari-hari.
"Sepeda juga bisa dimanfaatkan anak yatim piatu untuk sekolah, ngaji, dan mendukung berkegiatan positif lain. Jadi sepeda ini multifungsi, dan kami harapkan pahala bisa selalu mengalir disetiap kayuhan sepeda yang dipakai anak yatim ini" ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Para anak yatim dan piatu mencoba sepeda yang diberikan NU Care-Lazisnu Kudus di Makodim Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Nu Care-Lazisnu dan Kodim 0722/Kudus membagikan ratusan unit sepeda untuk anak yatim dan yatim piatu di Kota Kretek, Selasa (28/9/2021).
Pancaran sumringah terlihat dari mata sejumlah anak yatim dan yatim piatu yang hadir dalam acara penyerahan sepeda yang dilakukan di kompleks markas Kodim 0722/Kudus. Total ada 300-an sepeda yang dibagikan kepada anak yatim piatu yang tersebar di sembilan kecamatan di Kudus.
Ketua NU Care-Lazisnu Kudus M Ihdi Fahmi Tamami mengatakan, program ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Bahkan, setiap tahun jumlahnya pun bertambah hingga dua kali lipat, lantaran anak yatim piatu korban pandemi Covid-19 juga menjadi sasaran pemberian sepeda tahun ini.
"Pembagian sepeda ini berkat support para donatur yang sudah menitipkan dana infak melalui Lazisnu untuk diserahkan ke anak yatim dan piatu di Kudus. Donatur kali ini bukan hanya dari Kudus saja, ada pula yang dari Singapura," katanya, Selasa (28/9/2021).
Ia menjelaskan, pemberian sepeda kepada anak yatim piatu dipilih lantaran dari pengalaman Lazisnu yang dulunya pernah menyerahkan zakat produktif ke ibu dari anak yatim. Namun, saat itu sang anak meminta sepeda dan akhirnya zakat produktif itu dibelikan sepeda.
Alasan lain, yakni selama ini santunan anak yatim piatu bersifat konsumtif. Dan pemberian sepeda pun jadi pilihan agar santunan bisa bermanfaat dan bertahan lama serta bermanfaat sebagai alat transportasi yang digunakan sehari-hari.
"Sepeda juga bisa dimanfaatkan anak yatim piatu untuk sekolah, ngaji, dan mendukung berkegiatan positif lain. Jadi sepeda ini multifungsi, dan kami harapkan pahala bisa selalu mengalir disetiap kayuhan sepeda yang dipakai anak yatim ini" ucapnya.
Terpisah, salah seorang anak penerima sepeda Muhammad Reza Siril Wafa (9) mengaku, sangat senang telah mendapatkan sepeda gratis. Sepeda tersebut nantinya akan dipakai untuk bersekolah dan beraktivitas sehari-sehari.
"Senang bisa dapat sepeda ini, nantinya untuk pergi sekolah dan mengaji. Kebetulan sekolah saya cukup jauh dari rumah," ujar anak yang tinggal di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kudus itu.
Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha
https://www.youtube.com/watch?v=aNi7qq2onlI