Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pemerintah Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus akan menyulap lahan rawa tak produktif menjadi kolam wisata. Lahan tersebut merupakan milik desa, dengan luas satu hektare lebih.

Kepala Desa Temulus Suharto mengatakan, pembangunan kolam wisata tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi, lokasi kolam wisata yang akan dibangun itu berbatasan dengan Desa Kesambi.

"Otomatis bukan hanya meningkatkan perekonomian warga Desa Temulus saja, karena ini berada di perbatasan desa. Dan hasilnya nanti juga bisa untuk meningkatkan PAD Desa Temulus," katanya, Kamis (30/9/2021).

Lahan yang digunakan untuk kolam wisata tersebut, lanjut dia, dulunya hanya digunakan untuk  lahan pertanian yang per tahunnya hanya disewa dengan harga Rp 4,5 juta. Padahal, lahan tersebut cukup luas yakni 1,2 hektare.

Baca: Wisata di Kudus Belum Terapkan PeduliLindungi

Menurutnya pembuatan kolam wisata yang sudah dimulai semenjak 17 Agustus 2021 tersebut, menggunakan anggaran desa sebesar Rp 201 Juta. Pihaknya menargetkan, pengerjaan kolam wisata tersebut rampung sekitar dua pekan ke depan.
Menurutnya pembuatan kolam wisata yang sudah dimulai semenjak 17 Agustus 2021 tersebut, menggunakan anggaran desa sebesar Rp 201 Juta. Pihaknya menargetkan, pengerjaan kolam wisata tersebut rampung sekitar dua pekan ke depan."Nanti ada dua kolam, perkolamnya 143 x 63 cm. Ini pengerjaanya baru sekitar 80 persen, dan kami target kami buka kolam wisata itu di Desember mendatang," ucapnya.Ia menjelaskan, kolam wisata tersebut nantinya akan dibagi menjadi beberapa konsep. Yakni kolam pemancingan dan kolam wisata untuk perahu, hingga becak air."Nanti juga kami siapkan tempat agar UMKM di Desa Temulus bisa berjualan di kawasan kolam wisata. Ini juga tindak lanjut kami setelah kami mendapat SK desa rintisan wisata pada Agustus 2020 lalu," imbuhnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler