Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Serabi terkenal berasal dari Solo. Namun keberadaanya kini sudah menyebar di hampir semua daerah, termasuk di Kabupaten Kudus.

Bahkan di Kota Kretek ini, Serabi Solo dimodifikasi sehingga tampil lebih kekinian.

Salah satunya Serabi Solo Aminah yang ada di Jalan Kudus-Jepara KM 1, turut Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Serabi Solo memiliki tekstur yang garing di bagian pinggirnya dan lembut padat di bagian tengah dengan cita rasa yang manis gurih. Proses pembuatanya, menggunakan wajan khusus berukuran kecil yang sebelumnya dilumasi margarin.

Tepung beras dan santan kental menjadi bahan baku utama pembuatan serabi tersebut.

[caption id="attachment_246855" align="alignleft" width="1280"] Berbagai macam Serabi Solo Aminah yang ada di Jalan KHR Asnawi Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Yang membedakan dengan serabi lain, di tempat ini ada variasi berbagai macam topping kekinian.

Terlebih ditambah dengan balutan daun pisang saat penyajian, yang menambah rasa  Serabi Solo akan semakin sedap.

Pemilik Serabi Solo Aminah, Arif Setiawan mengatakan, usaha ini telah dirintisnya sejak sepuluh tahun terakhir.
Pemilik Serabi Solo Aminah, Arif Setiawan mengatakan, usaha ini telah dirintisnya sejak sepuluh tahun terakhir.Bahkan saat ini, dirinya telah memiliki cabang lain yang ada di Jalan KHR Asnawi, tepatnya di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus."Dulu pilih usaha buka Serabi Solo, karena di Kudus masih jarang, " katanya, Senin (18/10/2021).Baca: Tahu Tuna Kedai Wawan’s Kudus, Kuah atau Goreng Rasanya YahudSerabi Solo yang dijual, sambung dia, memiliki banyak varian topping pilihan. Seperti, topping gurih, meses cokelat, nangka, keju, hingga kelapa. Dalam sehari, sedikitnya tiga kilogram adonan serabi bisa habis."Jadi tidak hanya original saja, ada banyak topping yang bisa dipilih. Sekitar tiga kilo adonan bisa habis dalam sehari, tapi beberapa hari ini bisa lebih karena ada momen maulid, bisa sekitar lima-enam kilo adonan habis," jelasnya.Pecinta kuliner tak perlu merogoh kocek dalam untuk menikmati lezatnya Serabi Solo yang bisa ditemui di Kudus ini. Satu porsi hanya dihargai Rp 20 ribu. "Satu porsi isi sepuluh, harganya Rp 20 ribu," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler