Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Universitas Muria Kudus (UMK) kembali melaksanakan wisuda dengan sistem drive thru selama dua hari Sabtu dan Minggu (23-24/10/2021). Setidaknya, ada 813 mahasiswa sarjana dan pascasarjana yang mengikuti wisuda ke-67 tersebut.

Dalam gelaran wisuda kali ini, sepuluh wisudawan yang memiliki prestasi internasional diberi penghargaan khusus dari kampus.

Mereka yakni Alfiana Mega Susanti dari Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris, Manarul Hidayat Prodi Teknik Informatika, Nimas Galih Larasati Prodi Bimbingan Konseling, Lailatul Mukharomah P dari Prodi Akuntansi, Linda Noviana dari Prodi Sistem Informasi.

Kemudian, ada juga Ahmat Fatoni Rizal dari Prodi Matematika, Hilmatul Lailin Nisfah dari Prodi Akuntansi, Agung Suputro dari Prodi Bimbingan Konseling, Fransaskia Cindy Dewanti dan Zuyyinatul Musoffa dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, penghargaan khusus diberikan lantaran mereka telah berhasil membawa nama baik UMK dan Kudus di kancah internasional.

"Mereka berhasil menyabet medali perunggu, perak, hingga emas di kancah internasional. Sebagai penyemangat agar bisa mempertahankan dan mengembangkan lagi prestasinya, kami berikan penghargaan khusus berupa sertifikat dan plakat," katanya, Sabtu (23/10/2021).Pihaknya berpesan, kepada seluruh wisudawan harus terus mengembangkan diri, terlebih saat ini terjadi percepatan kemajuan dan distrupsi. Sehingga mampu beradaptasi dan memiliki daya juang agar bisa menghidupkan perubahan."Apalagi ini sedang menghadapi situasi pandemi yang perlu daya bertahan yang tinggi. Kami harapkan wisudawan bisa memiliki inovasi daya juang dan kemandirian yang tinggi untuk masa depan," imbuhnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler