Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (2/11/20021) kembali diterjang banjir bandang. Kondisi serupa, kerap terjadi setiap tahunnya.

Ini terjadi lantaran sungai di desa tersebut dinilai tak mampu menahan air kiriman dari Pegunungan Kendeng.

Camat Undaan Rifa'i mengatakan, setiap ada hujan deras, limpasan air dari gunung yang menuju sungai kerap mengakibatkan terjadinya banjir bandang.

Menurutnya, solusi yang bisa diterapkan yakni dengan pelebaran sungai yang saat ini dinilai masih sempit.

Menurutnya, sungai di desa tersebut perlu dilakukan pelebaran hingga tiga meter untuk langkah antisipasi jangka panjang.

"Satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah ini diperlukan adanya pelebaran sungai kira-kira sekitar tiga meter. Saat ini lebar sungai baru sekitar tiga setengah meter," katanya.

Baca: Banjir Terjang Wonosoco Kudus, Dapur Dua Rumah Hanyut

Sementara terkait bencana ini, pihaknya tengah mengupayakan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus untuk warga Desa Wonosoco yang terdampak banjir bandang.
Sementara terkait bencana ini, pihaknya tengah mengupayakan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus untuk warga Desa Wonosoco yang terdampak banjir bandang."Kami juga akan mintakan bantuan sukarelawan sementara dari desa-desa lain, (di Kecamatan Undaan, red),” terangnya.Kades Wonosoco Setyo Budi menjelaskan, pihaknya sebenarnya sudah berupaya mengantisipasi terjadinya banjir bandang tersebut saat musim hujan. Yakni dengan pembangunan beton hingga pondasi dinding sungai."Dinding pengaman berupa betonisasi dan pondasi. Tapi titik lokasi yang meluap ini itu belum kami lakukan, karena kami anggap saat itu masih kuat, dan itu bangunan warga sendiri bukan dari desa," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha https://www.youtube.com/watch?v=C5Faov4RFfQ

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler