Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Desa Janggalan, di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus yang menjadi salah satu penyangga budaya inti Menara Kudus, kini telah resmi ditetapkan menjadi desa wisata. Desa tersebut memiliki segudang potensi budaya.

Secara resmi, penetapan desa wisata itu ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (10/11/2021) malam.

Hartopo menyebut, Desa Janggalan merupakan desa yang sangat unik. Di mana masih banyak bangunan budaya kuno yang hingga kini masih terawat dengan baik.

"Banyak artefak-artefak budaya yang masih asli, seperti bangunan-bangunan kuno," katanya.

Apalagi kompaknya masyarakat Desa Janggalan dalam membangun desa bisa menjadi nilai positif untuk menarik para wisatawan datang. Sehingga otomatis akan meningkatkan perekonomian warga desa.

Baca: Geldara jadi Pasar Dadakan UMKM Janggalan Kudus

Ketua Pokdarwis Tombo Ati Desa Janggalan, Dr dr Renni Yuniati menyebut, Desa Janggalan memiliki segudang potensi  wisata. Seperti kuliner, handycraft, taman wisata, hingga bangunan warisan budaya.

"Di sini kami ada rumah kuno, rumah adat, bordir icik, batik, sulam, tas limbah sampah. Dan kulinernya juga banyak seperti puli kotokan, roti lapis jenggolo, nasi jangkrik, hingga rengginang jahe," katanya.
"Di sini kami ada rumah kuno, rumah adat, bordir icik, batik, sulam, tas limbah sampah. Dan kulinernya juga banyak seperti puli kotokan, roti lapis jenggolo, nasi jangkrik, hingga rengginang jahe," katanya.Tak hanya itu, wisatawan juga disuguhkan dengan lukisan mural budaya yang bisa dijadikan tempat swafoto yang indah. Ada juga makam Mbah Djenggolo yang merupakan cikal bakal desa.Baca: Desa-Desa Wisata di Kudus Ini Dikucuri Bantuan Rp 1,2 MiliarWisata di Janggalan, sambung dia, tak sekadar wisata biasa. Melainkan menjadi wisata yang bisa membangun karakter, pengetahuan, hingga meningkatkan ekonomi."Di dalam kepariwisataan, kami juga akan membuat semua kegiatan peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM agar semakin berkembang. Intinya Janggalan sembarang ono, kami akan berusaha menyediakan apa yang wisatawan butuhkan," jelasnya.Diketahui dalam peresmian tersebut, sejumlah SK desa wisata lain juga diserahkan. Seperti Desa Kedungdowo, Karangampel, dan Desa Kauman. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler