Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Bendungan Wilalung yang berada di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, kini bertatus awas. Peningkatan status ini, lantaran debit air kiriman dari Bendung Klambu terus meningkat sejak Kamis (18/11/2021) kemarin.

Pelaksana Lapangan Sungai Serang, Lusi, Wulan BBWS Pemali Juana Heri Bangkit Setyadi mengatakan, semenjak kemarinal tren debit air mengalami kenaikan.

Terlebih mulai semalam debit air kiriman dari Bendung Klambu sudah mencapai 745 m³/detik. Debit air tersebut menurutnya bertahan sejak 15 jam terakhir.

"Status awas mulai semalam sekitar jam 12 malam. Kami menggunakan acuan debit ari dari Klambu," katanya saat ditemui di Bendung Wilalung, Jumat (19/11/2021).

Meski demikian, hingga saat ini pintu di Bendung Wilalung belum dibuka. Pembukaan pintu akan dilakukan ketika debit air dari Bendung Klambu di angka 800 m³/detik.

Baca: Duh, Sampah Menumpuk di Bendung Wilalung Kudus

Itupun ia memastikan pintu air tidak akan serta-merta langsung dibuka, menunggu selang empat jam kemudian."Acuan kami dari Bendung Klambu. Ketika debit sudah 800 m³/detik SOP akan kami jalankan. Akan kami buka pintu 8 pakai manual yang mengarah ke alur Juwana. Itupun debitnya tidak langsung sampai ke Bendung Wilalung, perjalanan air butuh waktu tunggu sekitar empat jam," jelasnya.Ia menjelaskan, jika debit air nantinya semakin naik, dimungkinkan akan ada pembukaan kembali pintu lain yang mengarah ke Juwana."Selanjutnya misal ada kenaikan lagi, kami akan buka lagi pintunya. Tapi mudah-mudahan tidak ada kenaikan lagi," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler