Sebulan, Desa di Kudus Ini Dua Kali Diterjang Banjir Bandang
Yuda Auliya Rahman
Rabu, 1 Desember 2021 13:55:09
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Dalam satu bulan terakhir, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus telah dilanda dua kali banjir bandang. Bahkan, rumah warga ada yang sampai rusak dan hanyut akibat banjir tersebut.
Banjir bandang terjadi pada yanggal 2 dan 30 November 2021 lalu. Air bercampur lumpur kiriman dari Pegunungan Kendeng pun sempat menggenangi permukiman.
Banjir bandang kerap melanda desa tersebut setelah sungai tak mampu menahan air kiriman dari Pegunungan Kendeng. Padahal, sungai di desa tersebut sudah berulang kali dilakukan normalisasi dan pelebaran.
"Akhir tahun ini sudah dua kali banjir bandang, tanggal 2 sama 30 November 2021," kata Kepala Desa Wonosoco Setyo Budi, Rabu (1/12/2021).
Bac: Banjir Terjang Wonosoco Kudus, Dapur Dua Rumah Hanyut
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang tersebut. Hanya saja, sambung dia, lima rumah warga baik sebagian dinding hingga dapur hanyut terbawa air.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Banjir bandang Wonosoco, Kudus. (MURIANEWS/Yuda auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Dalam satu bulan terakhir, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus telah dilanda dua kali banjir bandang. Bahkan, rumah warga ada yang sampai rusak dan hanyut akibat banjir tersebut.
Banjir bandang terjadi pada yanggal 2 dan 30 November 2021 lalu. Air bercampur lumpur kiriman dari Pegunungan Kendeng pun sempat menggenangi permukiman.
Banjir bandang kerap melanda desa tersebut setelah sungai tak mampu menahan air kiriman dari Pegunungan Kendeng. Padahal, sungai di desa tersebut sudah berulang kali dilakukan normalisasi dan pelebaran.
"Akhir tahun ini sudah dua kali banjir bandang, tanggal 2 sama 30 November 2021," kata Kepala Desa Wonosoco Setyo Budi, Rabu (1/12/2021).
Bac: