Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Sejumlah Perusahaan Otomotif (PO) yang beroperasi di Kabupaten Kudus belum menaikkan tarif untuk bus antarkota dan antarprovinsi (AKAP) di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tarif naik kemungkinan mulai tahun depan.

Salah seorang agen bus Bejeu, Syahid mengatakan saat liburan Natal (25/12/2021) hingga Minggu (26/12/2921) masih memberlakukan tarif normal. Rutenya dari Kudus ke Jakarta.

"Saat ini harganya masih normal Rp 210 ribu. Biasanya naik Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu. Tergantung kebijakan perusahaan," katanya, Selasa (28/12/2021).

Dia menyebut, sampai dengan tahun baru mendatang belum ada intruksi dari perusahaannya untuk menaikan tarif. Pihaknya memprediksi tarif akan naik pada Januari 2022 mendatang.

Menurutnya, tidak adanya kenaikan tarif dilatarbelakangi adanya promo dari perusahaan. Sekaligus pembelian tiket secara online.

"Kalau dari Jakarta ke Kudus misalnya tarifnya naik, ya bisa sampai Rp 270 ribu," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Loto, salah seorang agen bus Shantika. Saat ini tarif bus selama libur Natal dan tahun baru masih normal. Yakni Rp 210 ribu.

"Kalau naik sih belum. Biasanya tahun baru, baru naik. Dan kami akan mengikuti kebijakan perusahaan," terang dia.

Baca: 80 Kendaraan Diputar Balik di Kudus saat Libur Natal

Sementara itu, Kepala Terminal Jati Kudus, Indarto menyatakan pada libur Natal terminal mengalami lonjakan. Dari data Sabtu (25/12/2021) lalu untuk bus AKAP keberangkatan ada sebanyak 82 bus.Sementara untuk jumlah penumpang ada 1.084 orang. Sedangkan untuk kedatangan bus AKAP jumlahnya ada 82 dengan jumlah penumpang mencapai 967 orang."Untuk AKDP ada lima yang datang dan penumpangnya ada 35 orang. Keberangkatan lima unit dengan jumlah penumpang 29 orang," katanya.Baca: 67 Ribu Warga Kudus Masuk Kategori MiskinSedangkan pada Minggu (26/12/2021) lalu keberangakatan bus AKAP jumlahnya 72 unit dengan total penumpang 946 orang. Untuk kedatangannya ada sebanyak 71 bus dengan jumlah penumpang 809 orang."Kalau AKDP kedatangan ada empat bus dengan jumlah 36 penumpang. Untuk keberangkatan ada empat bus dengan 23 penumpang," imbuhnya.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler