Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Sebuah warung makan sederhana di Jalan Lingkar Barat, turut Desa Garung Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus disatroni kawanan maling, Rabu, (29/12/2021) dini hari. Komplotan pencuri yang terekam kamera pengawas itu menguras seisi warung.

Salah satu pencuri juga terlihat memecah dan menguras isi kotak amal. Sebelum memecah kotak amal dengan tinjunya, pencuri itu terlihat mengangkat tangan seperti berdoa.

Dalam video yang beredar terlihat pria berkaus merah dengan rambut pirang mendatangi letak kotak amal di sisi timur meja warung.

Kemudian kotak amal tersebut pun dipegang, hendak dipecahkan namun terlihat pencuri tersebut agak ragu. Lucunya, setelah itu pencuri tersebut terlihat seperti melafalkan doa dengan mengangkat kedua tangan.

Setelah itu kotak amal tersebut dipecahkan dengan cara meninju dengan menggunakan tangan kosong. Usai pecah, uang yang berada di kotak amal tersebut pun diambil.

[caption id="attachment_261397" align="alignleft" width="1280"] Tangkapan layar aksi pencuri yang menggasak seisi warung di Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Meski demikian, belum diketahui secara pasti berapa uang yang saat itu berada di dalam kotak amal di warung tersebut.

"Tidak tahu uangnya berapa karena itu kotak amal," kata pemilik warung Khimayah (55) Kamis (30/12/2021).

Baca: Maling di Kudus Kuras Seisi Warung, Jam Dinding hingga Tabung Gas Diembat

Bahkan, ia menyebut aksi pencurian di warung makannya bukan kali pertama terjadi. Sejak sebelas tahun dirinya bersama sang suami berjualan di warung itu, sudah delapan kali kemalingan.

"Hampir setiap tahun selalu kemalingan, sudah delapan kali. Apalagi sekitar 1-1,5 bulanan terakhir itu sudah tiga kali diambili terus. Bukan di warung ini saja, di warung lain sekitar jalan lingkar juga sama," ujarnya.Menurutnya, barang yang diambil pencuri tersebut berganti-ganti, mulai dari mengambil ludes seisi warung baik, makanan, minuman, peralatan masak hingga burung dan entok juga pernah diembat. Dulunya ada sejumlah uang yang disisihkan di warung juga ikut digasak pencuri.Alhasil, dari pengalaman itu, sebulan yang lalu akhirnya ada kamera pengawas/CCTV tersembunyi yang terpasang di sudut warungnya.Baca: Maling Kotak Amal di Jepara Beri Pesan Menggelitik untuk Pengurus MasjidKamera pengawas itu, terlihat samar karena ditutup dengan plastik berwarna hitam, hingga pencuri yang beraksi kemarin tak tahu jika aksinya terekam."Sebulanan lalu setelah sering kejadian dipasang CCTV anak saya, dulunya kadang juga sering ada sejumlah uang dan rokok yang masih diwarung. Tapi sekarang saya bawa pulang semua," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha https://www.youtube.com/watch?v=guDtNYIipQ8

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler