Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, KudusPembelajaran tatap muka (PTM) di SMP 1 Kudus telah berjalan dengan kapasitas 100 persen. Guna mencegah penyebaran Covid-19, pihak sekolah melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Dari pantauan MURIANEWS, saat PTM selesai satgas dari sekolahan menyemprotkan cairan disinfektan di setiap sudut sekolah. Mulai dari lobby utama sekolah, hingga ke setiap ruang kelas.

Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setiawan mengatakan, penyemprotan disinfektan itu merupakan salah satu standar protokol kesehatan yang diterapkan. Satgas sekolah, sambung dia, menyemprotkan cairan disinfektan sebelum dan seusai PTM dilakukan.

“Penyemprotan disinfektan biasanya di pagi hari atau subuh, dan siang atau sore seusai PTM,” katanya, Senin (3/1/2022).

Baca juga: Hari Guru, Siswa SMP 1 Kudus Menggambar Foto Wali Kelas

Menurutnya, penyemprotan disinfektan idealnya memang harus dilakukan setiap hari, sehingga, diharapkan tidak akan ada penyebaran penyakit atau virus Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Idealnya memang setiap hari. Jadi PTM seratus persen ini tidak menjadikan siswa terinfeksi penyakit. Kami mencegah itu,” ucapnya.SMP 1 Kudus sendiri, lanjut Ahadi, juga menerapkan protokol kesehatan ketat saat PTM seratus persen berlaku. Para siswa juga diwajibkan memakai masker dan membawa handsanitiser pribadi dari rumah."Satgas sekolahan kami juga terus memantau protokol kesehatan siswa. Ekstrakulikuler juga masih kami batasi beberapa ekskul yang penting, seperti pramuka. Itupun kami sif," ucapnya.Diketahui, jenjang PAUD, SD, SMP di Kabupaten Kudus sudah diperbolehkan menjalankan pembelajaran tatap muka seratus persen. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus juga telah mengeluarkan surat edaran berkaitan dengan ketentuan baru PTM seratus persen tersebut. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler