Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di berbagai jenjang sekolahan telah sesuai prosedur protokol kesehatan.

Hal tersebut dipastikan, setelah Kepala Bidang Pendidikan Dasar Moch Zubaedi meantau pelaksanaan PTM disejumlah sekolahan. Salah satunya, SMP 3 Kudus yang dipantaunya pada, Selasa (4/1/2022).

“Setelah kami cek secara keseluruhan pelaksanaqn PTM seratus persen di sekolahan sudah sangat bagus. Baik pihak sekolahan atau peserta didik sudah menjalankan prokes dengan baik,” katanya, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Bupati Kudus Belum Setujui PTM Seratus Persen

Ia menjelaskan, pihak sekolah telah memiliki SOP protokol kesehatan yang cukup ketat. Dimana saat baru masuk peseta didik telah telah dilakukan skrinning suhu, memastian siswa memakai masker dengan benar, dan meminta siswa untuk rajin mencuci tangan sebelum atau sesudah pembelajaran.

“Protokol kesehatan yang sudah berjalan baik ini harus dipertahankan, dan ditingkatkan lagi,” ucapnya.

Baca juga: PTM Seratus Persen, SMP 1 Kudus Gencarkan Penyemprotan Disinfektan Berkala
Baca juga: PTM Seratus Persen, SMP 1 Kudus Gencarkan Penyemprotan Disinfektan BerkalaSementara Kepala SMP 3 Kudus Suhartono mengatakan, pihak sekolah memang telah mempersiapkan secara matang sarana prasana prokes untuk PTM seratus persen tersebut. Pihaknya juga menyiapkan satgas khusus untuk memantau peserta didik.“Handsanitizer, pengecekan suhu, sarana cuci tangan  dengan sabu disetiap depan kelas juga kami siapkan. Ada juga satgas yang selalu berkeliling,” ujarnya.Orang tua wali, sambung dia, juga sudah diberitahu jika pembelajaran sudah seratus persen, dan menurutnya mereka mendukung hal tersebut. Secara keseluruhan total siswa di SMP 3 Kudus mencapai“Pembelajaran seratus persen enam jam pelajaran, satu jam pelajaran 40 menit dan istirahat satu kali 20 menit, mulai jam 07.00 -11 20.WIB,” ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler