Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pasangan suami istri, Sukaryo Adi Putra dan Heni Mustikaningati, warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi mereka sebagai penggiat sosial penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) Sinau Hurip. Mereka sendiri telah ratusan kali mendatangi ODGJ dijalan dan merawatnya.

Mereka berdua dianugrahi piagam penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial dan dua buah lencana sosial dari orang nomor satu di Indonesia.

Baca juga: Ganjar Kagum Lihat Adi Putro Sinahu Hurip Manusiakan ODGJ di Demak

Penghargaan itu, mereka terima saat puncak perngatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan diserahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (20/12/2021) lalu.

[caption id="attachment_250615" align="alignleft" width="1414"] Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dibuat kagum dengan aksi Sukaryo Adi Putro saat memanusiakan ODGJ di Demak. (Istimewa)[/caption]

 

 

Mas Adi sapaan akrabnya mengaku, sempat tak percaya saat diberitahu telah mendapatkan penghargaan yang diberikan dari Presiden RI itu. Hal tersebut menurutnya, tak pernah terfikirkan dibenak pasangan suami istri itu.“Kami tidak pernah berfikiri sama sekali bisa dapat penghargaan itu, awalnya kami fikir itu lelucon. Sampai kemudian ada sejumlah verifikasi yang harus kami lakukan seperti kepengurusan SKCK dan verifikasi lapangan yang lain,” katanya, Selasa (4/1/2022).Pihaknya menyebut penghargaan tersebut tak terlepas dari para viewer channel youtube Sinau Hurip dan keluarga besar yang selama ini telah menyuport mereka untuk terjun ke jalan dan merawat orang dengan gangguan jiwa.“Terimakasih sebesar besarnya buat viewer sinau hurip dan keluarga semua. Tanpa mereka kami tidak bisa mendapatkan penghargaan dari Presiden sampai ke Bangka Belitung,” jelasnya.Ia menjelaskan, mereka berdua turun ke jalan berinteraksi dengan kaum marjinal dan ODGJ sudah dilakukan mulai tahun 2007 lalu. Hingga akhirnya, mereka terinspirasi membuat konten di youtube dengan tujuan agar ODGJ tersebut di kenali oleh keluarganya.“Tapi kami totalkan turun ke jalan secara masif belum lama, fokus merawat ODGJ sejak Maret 2020. Kepuasan batin kami merawat ODGJ itu ketika bisa mempertemukan lagi ODGJ dengan keluarganya, itu tidak bisa ternilai bagi kami,” ungkapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler