Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bencana Tanah longsor terjadi di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Akibat dari kejadian tersebut, akses warga sempat tertutup timbunan tanah longsor.

Lokasi longsor di Desa Japan, ada tiga titik di Dusun Japan Lor, Desa Japan. Ketiga titik longsoran itu berada di lokasi yang saling berdekatan.

"Jaraknya sekitar 10 sampai 30 meter antara longsor satu dan yang lainya. Lokasinya di dusun Japan Lor RT 11 RW 2 dan di RT 2 RW 2," kata Kepala Desa Japan Sigit Tri Harso, Rabu (12/2/2022).

Baca juga: Sehari, Bencana Tanah Longsor Timpa Dua Desa di Kudus

Menurutnya, longsornya beberapa titik tebing tanah tersebut, sempat mengakibatkan akses jalan desa menuju arah Desa Plukaran, Pati terputus. Namun, evakuasi dan pembersihan telah dilakukan oleh relawan siaga bencana Desa Japan bersama masyarakat setempat.

“Itu memang sempat menutup jalan, tapi tadi pagi sudah dievakuasi dan dibersihkan dari tim relawan bersama masyarakat sekitar,” jelasnya.

Koordinator Relawan Bencana Desa Japan, Bambang Kurniawan menjelaskan, dua titik lokasi longsor di RT 11 RW 2 di tebing tanah pekarangan setinggi sekitar 5-10 meteran dengan lebar longsor sekitar 4-5 meter. Sementara satu lokasi lain tak terlalu tinggi, hanya sekitar 3-4 meter.Menurutnya, lokasi tersebut sebelumnya kerap terjadi longsor. Pasalnya, tanah di lokasi tersebut memiliki karakter yang labil.“Dulu memang di titik itu pernah longsor besar, kontur tanahnya memang tipis. Apalagi adanya hujan lebat tanah tidak kuat menampung air, dan akhirnya longsor,” ungkapnya.Saat ini, sambung dia, akses jalan dilokasi tersebut sudah bisa dilewati. Tinggal sedikit sisa-sisa tanah yang nantinya akan kembali dilakukan pembersihan ulang. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler