Difabel di Kudus Ini Sulap Limbah Mebel jadi Karya Seni Tinggi
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 15 Januari 2022 20:40:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Keterbatasan fisik tak membuat pemuda bernama Sulikin (25) warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus patah semangat. Ia mampu menggali kelebihannya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Dengan keuletan serta keterampilan tangannya dalam memahat, Ulik, sapaan akrabnya mampu menyulap limbah kayu jati bekas mebel menjadi karya bernilai seni tinggi.
Ia mampu menciptakan beraneka macam patung ataupun asbak bermotif hewan, pajangan dinding ukiran pewayangan, hingga ukiran wajah seseorang.
Ia menceritakan, ide mengukir kayu dengan segala bentuk tersebut berawal dari keisengannya untuk mengisi waktu luang. Membuat ukiran kayu dengan berbagai bentuk karakter itu, sudah ditekuni sejak tiga tahun lalu, dan diperlajari secara cara otodidak.
"Jadi awalnya sudah suka gambar, corat-coret di kertas. Akhirnya buat mengisi kesibukan lagi mencoba mengaplikasikannya dengan media kayu, dan hasilnya bisa menjadi beberapa bentuk," katanya, Sabtu (15/1/2022).
Baca: Banyak Difabel Kudus Lari ke Jepara karena Diabaikan Perusahaan
Ia menjelaskan, ukiran pahatan patung karakter hewan dibuatnya menggunakan limbah kayu bekas mebel. Namun, untuk ukiran wajah yang berbentuk figura dibuat dengan kayu utuh yang telah dipotong.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sulikin membersihkan salah satu patung hasil pahatan tanganya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Keterbatasan fisik tak membuat pemuda bernama Sulikin (25) warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten