Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Seorang wanita berinisial RH (36) warga Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menjadi korban pembacokan, Sabtu, (29/1/2022) petang. Ironisnya pembacokan itu dilakukan adiknya sendiri yang berinisial MA (26).

Beruntung korban tidak mengalami luka serius dan berhasil diselamatkan. Sementara pelaku diamankan dan dibawa ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Diduga, pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Kapolsek Bae AKP Ngatmin membenarkan adanya peristiwa itu. Ia menjelaskan kejadian itu bermula saat korban datang ke rumah pelaku di sebuah desa di Kecamatan Bae.

Baca juga: Ibu di Kudus Jadi Korban Pembacokan, Pelakunya Ternyata…

Saat korban baru saja datang dan sedang menstandarkan sepeda motor. Tiba-tiba pelaku datang dan membacok korban dengan sabit.

Korban yang ketakutan pun, sambung Kapolsek, kemudian meminta tolong kepada warga sekitar.

"Saat itu korban baru datang untuk melihat kondisi rumah. Tiba-tiba pelaku datang dan melukai korban. Pelaku dan Korban kakak beradik," ungkapnya. Sabtu, (29/1/2022) malam.

Menurutnya, korban mengalami luka pada pelipis bagian kiri dan sudah dilakukan perawatan. Sementara pelaku yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu dibawa ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus untuk menjalani observasi dan pemeriksaan."Pelaku mempunyai riwayat gangguan jiwa, dan sudah dievakuasi ke RSUD Kudus," ucapnya.Polisi, kini juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah sabit yang digunakan pelaku untuk melukai korban.Tetangga pelaku, M Sulaiman membenarkan korban dan pelaku merupakan kakak-adik. Pelaku yang merupakan adik korban juga disebut mengalami gangguan jiwa."Jadi korban mau menjenguk kondisi rumah atau menjenguk orang tuanya, baru datang langsung di lukai. Informasinya seperti itu. Ini pelaku sudah di evakuasi," ujarnya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler