Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di berbagai daerah dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab. Bahkan ada oknum yang sengaja membuat minyak goreng palsu dan diedarkan ke rumah-rumah warga.
Di Kudus ada dua pengusaha pemilik pabrik kerupuk di Desa Cendono, RT 3 RW 8, Kecamatan Dawe, Kudus yang jadi korban.
Kedua korban merupakan kakak-beradik Siti Mutoharoh (45), dan Musmiah (58).
Minyak goreng palsu itu berupa air yang diberi pewarna kuning. Mereka membeli dari orang yang menawarkan ke tempatnya.
Baca: Penjual Minyak Goreng Palsu di Kudus Pikat Pembeli Pakai Ini
Siti Mutoharoh mengatakan, saat itu ada dua orang yang menawarkan minyak goreng sambil membawa sampel.
"Sampel waktu itu minyak goreng beneran. Hari Sabtu (12/2/2022), akhirnya saya beli 21 jeriken, satu jerikenya isi 17 kilogram. Satu kilonya dihargai Rp 16.500," katanya, Rabu (16/2/2022).
Baca: Minyak Goreng Murah Langka, YLKI Buat Petisi Usut Dugaan Mafia Kartel
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Minyak goreng palsu yang dibeli pabrik kerupuk di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi di berbagai daerah dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab. Bahkan ada oknum yang sengaja membuat minyak goreng palsu dan diedarkan ke rumah-rumah warga.
Di Kudus ada dua pengusaha pemilik pabrik kerupuk di Desa Cendono, RT 3 RW 8, Kecamatan Dawe,