Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Polisi kini tengah memburu pelaku pengendar dan pembuat minyak goreng palsu yang menjadikan dua produsen kerupuk di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus merugi jutaan rupiah.

Polisi juga telah mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti minyak goreng palsu juga sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng.

"Kami bawa lima jeriken untuk diamankan dan sampelnya juga kami koordinasikan dan kami bawa ke Labfor Polda Jateng. Ada juga barang bukti satu drum yang diduga berisi minyak goreng palsu itu," kata Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David, Jumat (18/2/2022).

Baca: Awas! Minyak Goreng Palsu Beredar di Kudus

Ia menyebut telah memintai keterangan produsen dan sejumlah saksi untuk mengungkap siapa pelaku ataupun dalang dari peredaran minyak goreng palsu tersebut.

"Masih kami lakukan penyelidikan, kami juga sudah mintai keterangan sejumlah saksi," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dua produsen kerupuk di Kabupaten Kudus merugi jutaan rupiah setelah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang menjual minyak goreng palsu.Baca: Penjual Minyak Goreng Palsu di Kudus Pikat Pembeli Pakai IniBukan minyak goreng yang didapatkan, melainkan air yang diberi pewarna kuning.Kedua produsen kerupuk yang menjadi korban itu, merupakan kakak adik. Mereka berdua yakni, Siti Mutoharoh (45), dan Musmiah (58). Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler